Liputan08.com SUKARAJA – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Achmad Yaudin Sogir, menggelar kegiatan reses masa sidang III tahun 2024-2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yang berlangsung di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Selasa (15/7/2025). Dalam reses tersebut, ia menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan dasar warga Cilebut Barat, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.
Ustad AY Sogir, sapaan akrabnya, menyoroti kondisi Puskesmas Rawat Inap Cilebut yang menurutnya sudah tidak layak baik dari segi fasilitas maupun daya tampung.
“Puskesmas Rawat Inap Cilebut saat ini sangat tidak memadai. Area parkir sempit, sering terjadi kecelakaan pasien saat keluar masuk karena akses yang sempit, dan beberapa kendaraan warga bahkan pernah hilang karena tidak adanya sistem parkir yang tertib. Ruang pemeriksaan pun sudah tidak layak, dan pengelolaan limbah B3 juga belum optimal. Ini sangat tidak manusiawi untuk wilayah padat penduduk seperti Cilebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepadatan penduduk menjadi alasan mendesak untuk mempercepat revitalisasi fasilitas kesehatan tersebut.
“Cilebut Barat dihuni sekitar 36 ribu kepala keluarga, sementara Cilebut Timur sekitar 17 ribu KK. Ini bukan angka kecil. Pelayanan kesehatan harus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Saya akan perjuangkan agar revitalisasi puskesmas ini diprioritaskan oleh Pemkab Bogor,” ujar anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor itu.
Tak hanya soal kesehatan, AY Sogir juga menyoroti kesenjangan akses pendidikan di wilayah Cilebut. Ia menyatakan keprihatinan terhadap banyaknya anak-anak dari keluarga tidak mampu yang kesulitan masuk sekolah negeri.
“Banyak warga yang tidak mampu harus menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta karena zonasi SMP Negeri di wilayah Kota Bogor tidak mencakup mereka. Ini sangat disayangkan. Saya akan mendorong agar Pemkab membangun SMP Negeri di Cilebut Barat, agar semua anak, khususnya yang kurang mampu, bisa mendapatkan hak pendidikan yang layak,” jelasnya.
Selain itu, AY Sogir juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tapal batas antara Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang saat ini menjadi sorotan, khususnya terkait lahan seluas sekitar 4,8 hektare di Cilebut Barat yang diklaim masuk wilayah kota.
“Lahan itu dulunya milik Kabupaten Bogor, tapi kini dibangun perumahan oleh pengembang besar dari Kota Bogor. Komisi I akan mengkaji secara hukum dan administratif, karena ini menyangkut hak wilayah dan kedaulatan masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Cilebut Barat, Haji Asep, menyampaikan apresiasinya atas langkah konkret yang dilakukan oleh Ustad AY Sogir dalam menyuarakan aspirasi warga.
“Kami sangat mendukung perjuangan Pak Dewan dari Fraksi PKB ini. Puskesmas dan SMP Negeri sudah menjadi kebutuhan lama warga Cilebut. Kami harap pemerintah daerah bisa menindaklanjuti dengan serius, karena warga tidak bisa terus-terusan menjadi penonton di kampungnya sendiri,” kata Haji Asep.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, kader posyandu, serta warga dari berbagai elemen yang menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
Baca Juga
-
31 Jul 2025
Gerebek Lokasi Prostitusi Online, Satpol PP Bogor Amankan 6 PSK dan 1 Pria Hidung Belang
-
25 Nov 2025
HGN 2025: Bupati Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Kesejahteraan Guru
-
22 Okt 2024
12 Pengurus PWI Pusat Lulus Sertifikasi Tata Kelola Risiko dan Kepatuhan
-
01 Mei 2025
Bupati Bogor Minta Langkah Konkret Tangani HIV/AIDS Jangan Tutup Mata, Ini Tanggung Jawab Kita
-
10 Jan 2025
Kejaksaan Agung Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Impor Gula
-
12 Mar 2025
Pangdam Iskandar Muda Pimpin Sertijab Pejabat Kodam IM: Regenerasi dan Penyegaran Organisasi
Rekomendasi lainnya
-
26 Okt 2024
Kabupaten Bogor Gelar Tangguh Festival 2024 untuk Tingkatkan Kesadaran Risiko Bencana
-
31 Jan 2025
Patriot Indonesia Pulang dengan Kebanggaan Usai Tampil Gemilang di Parade Republik India
-
12 Jul 2025
Tumbuhkan Nasionalisme, Yonkav 3/AC Ajak Anak Yatim Nobar Film “BELIEVE” di Malang
-
12 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
-
18 Jul 2025
Rudy Susmanto Siap Dukung PSEL: Bogor Tawarkan Dua Lokasi Strategis Atasi Krisis Sampah
-
11 Jun 2025
Diam Saat Disapa, Abaikan Salam di Medsos Tanda Kemunduran Akhlak dan Krisis Peradaban




