Liputan08.com – Dalam tausiah khazanah yang diselenggarakan secara daring dari Gedung DPRD Kabupaten Bogor pada Minggu (14/4/2024), ulama karismatik KH Achmad Yaudin Sogir menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya penampilan dan kemandirian santri di era modern. Dalam kajiannya, beliau mengajak para santri untuk tampil gagah, percaya diri, dan tidak bergantung kepada orang lain, apalagi sampai merendahkan martabat diri demi mendapatkan simpati.
“Seorang santri harus berpenampilan gagah dan kaya. Jangan sampai tampil melas, apalagi sampai ngemis-ngemis,” tegas KH Achmad Yaudin dalam kajian tersebut yang disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal daring.
Tausiah ini menjadi pengingat penting bagi para santri dan umat Islam pada umumnya bahwa kemandirian, baik secara ekonomi maupun sosial, merupakan bagian dari upaya menjaga kemuliaan ilmu dan kehormatan diri sebagai seorang yang berilmu.
Untuk memperkuat pesannya, KH Achmad Yaudin mengutip pernyataan ulama besar Imam Asy-Syathibi yang berbunyi:
قال الإمام الشاطبي: لابد للعالم من المال والجاه حتى لا يذل لأحد ولا يحتاج لأحد
Artinya: “Seorang alim (orang berilmu) harus memiliki harta dan kedudukan (status sosial) agar tidak direndahkan oleh siapa pun dan tidak bergantung kepada siapa pun.”
Menurut beliau, seorang santri atau ulama yang berilmu tidak cukup hanya dengan memperdalam agama, namun juga harus mampu menjaga harga diri melalui usaha ekonomi dan posisi sosial yang kuat. Hal ini bukan semata-mata demi pencapaian duniawi, melainkan untuk menjaga agar ilmu tidak diperjualbelikan atau ditundukkan oleh kepentingan materi.
KH Achmad Yaudin juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
“Sesungguhnya tangan di atas (yang memberi) lebih baik daripada tangan di bawah (yang meminta). Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Sebaik-baik dinar yang dinafkahkan oleh seseorang adalah dinar yang dinafkahkan untuk keluarganya, dan dinar yang dinafkahkan kepada hewan tunggangannya di jalan Allah, serta dinar yang dinafkahkan kepada sahabatnya di jalan Allah.” (HR. Muslim, no. 1034)
Melalui hadis ini, KH Achmad Yaudin menegaskan bahwa memberi lebih mulia daripada meminta. Seorang santri yang menuntut ilmu harus tetap memperhatikan kondisi ekonominya agar tidak menjadi beban, baik bagi orang lain maupun bagi agamanya sendiri.
“Jangan sampai karena tak punya harta, akhirnya santri atau orang alim justru ikut-ikutan mencari muka atau bahkan kehilangan prinsip,” tandasnya dengan nada tegas namun penuh kasih.
Tausiah yang berlangsung sekitar satu jam ini mendapatkan sambutan hangat dari para peserta daring yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak peserta menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pengingat yang disampaikan, bahwa kekuatan ilmu harus sejalan dengan kekuatan akhlak, martabat, dan kemandirian dalam hidup.
Pesan yang disampaikan KH Achmad Yaudin menjadi oase spiritual di tengah tantangan zaman, sekaligus menjadi motivasi bagi para santri untuk tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berdikari dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Tags: Jangan Bergantung Apalagi Mengemis, KH Achmad Yaudin Santri Harus Gagah dan Mandiri
Baca Juga
-
20 Apr 2025
TNI Pos Yamor Laksanakan Pelayanan Kesehatan Keliling di Kampung Ururu, Papua Barat
-
04 Sep 2025
Sinergi Strategis antara Pemerintah dan Media dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bogor
-
07 Mar 2025
Jaksa Agung Siap Kawal Pembangunan Jakarta Bebas Korupsi
-
26 Jan 2026
Jenal Mutaqin Bagikan Ayam Petelur, Ikhtiar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
-
19 Jan 2026
Pertama di Jawa Barat, Borussia M’Gladbach Academy Indonesia Hadir di Kota Bogor
-
23 Mar 2025
KLB Angkat Zulmansyah Sekedang Tidak Sah Bareskrim Terbitkan Sprindik
Rekomendasi lainnya
-
16 Des 2024
Pangdam I/BB Gelar Panggung Prajurit, Pererat Solidaritas di Hari Juang TNI AD ke-79
-
22 Jan 2025
Pj Bupati Bogor Hadiri Gala Dinner Kolaborasi Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2025
-
15 Jan 2025
Rutan Rengat Gelar Razia Blok Hunian, Tegaskan Komitmen Zero Halinar
-
19 Okt 2025
Dua Siswi MAN 1 Bogor Raih Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat BNN Cup 6
-
14 Okt 2025
Ketua DPRD Sastra Winara: Dukungan untuk PMI Adalah Bentuk Nyata Kepedulian Kemanusiaan
-
30 Jul 2025
Kasus Korupsi Tol Japek II Elevated: Empat Saksi Diperiksa, Bayang-Bayang Jeruji Besi Menghantui Jika Terbukti Terlibat




