Liputan08.com Jakarta, 4 Maret 2025 – Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa sembilan saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero), Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) periode 2018 hingga 2023.
Para saksi yang diperiksa antara lain: 1. BMT – Manager Performance & Governance PT Kilang Pertamina Internasional 2. TM – Senior Manager Crude Oil Supply PT Kilang Pertamina Internasional 3. AFB – Manager Research & Pricing PT Pertamina Patra Niaga 4. BG – Koordinator Hukum pada Sekretariat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM 5. MR – Director of Risk Management PT Pertamina Internasional Shipping 6. BP – Director of Crude and Petroleum Tanker PT Pertamina Internasional Shipping 7. AS – Director of Gas Petrochemical and New Business PT Pertamina Internasional Shipping 8. LSH – Manager Product Trading ISC 2017-2020/Manager SCMDM PT Pertamina (Persero) 9. EED – Koordinator Harga BBM dan Gas pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Dr. Harli Siregar, pemeriksaan saksi ini dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara atas nama tersangka YF dkk.
“Pemeriksaan terhadap sembilan saksi ini bertujuan untuk mengungkap lebih dalam dugaan penyimpangan dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang terjadi di PT Pertamina, serta untuk memastikan adanya pertanggungjawaban hukum bagi pihak-pihak yang terlibat,” ujar Harli Siregar.
Lebih lanjut, Kejagung menegaskan akan terus mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi lainnya guna memastikan seluruh aspek yang terkait dengan dugaan korupsi ini dapat diungkap secara transparan.
Kasus dugaan korupsi ini menjadi perhatian publik mengingat perannya dalam sektor energi nasional. Kejagung berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini demi menegakkan hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola industri migas di Indonesia.
(Zakar)
Tags: Kejagung Periksa 9 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina
Baca Juga
-
17 Jan 2025
Menko Polkam dan Ketua KPK Perkuat Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi
-
22 Mar 2025
Anggota DPRD Fuad Al Ansori Desak Penindakan Tegas terhadap Pembuangan Sampah Ilegal di Parung
-
13 Jan 2025
Kecamatan Gunung Putri Luncurkan Kawasan Berikat Bersinar untuk Perangi Narkoba
-
31 Mar 2026
Di Bawah Kepemimpinan Rudy Susmanto, Pengelolaan Anggaran Bogor 2025 Diklaim Transparan dan Akuntabel
-
21 Nov 2025
Wali Kota Bogor Ajak Dubes Asia–Afrika Napak Tilas Sejarah Lahirnya KAA di Istana Bogor
-
14 Agu 2025
Sekda Bogor Harap PWRI Jadi Wadah Kebaikan dan Pengabdian bagi Pensiunan ASN
Rekomendasi lainnya
-
31 Des 2024
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Natal dan Tahun Baru, Satgas Pamtas RI-RDTL Gelar Karya Bhakti di Kapela Santu Yoseph
-
12 Nov 2024
Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Siap Sidak Pabrik Tisu di Gunung Sindur, Forum Diskusi Warga Gelar Aksi Penolakan
-
04 Sep 2025
Prestasi Membanggakan Diaspora Indonesia: Angelica Judith Micheldi Dianugerahi Penghargaan Akademik dan Kepemimpinan di Thailand
-
23 Jan 2026
Jumling di Gunung Putri, Pemkab Bogor Salurkan Rp100 Juta untuk Masjid Kecamatan
-
15 Jul 2026
Wai Sikhing Rusak, Masihkah Ada Rasa Peduli?
-
03 Mar 2026
Tradisi Bukber Ramadan 1447 H, RT 05 RW 15 Telaga Murni Pererat Silaturahmi Warga





