liputan08.com CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 yang digelar di Kabupaten Bogor. Salah satu rangkaiannya adalah Seminar Sangitaloka dengan tema “Bambu dan Bunyi Ritus” di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Sabtu (3/10).
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi dan apresiasi untuk memperkuat keberlanjutan musik tradisi, khususnya di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat.
Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Titi Sugiarti mengatakan, Seminar Sangitaloka menjadi momentum untuk memperkaya pengetahuan sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan musik tradisional khas Bogor.
Ia mengajak peserta menyerap pengetahuan dari para narasumber yang memiliki pengalaman dan keilmuan di bidang musik tradisi. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman terhadap musik dan kebudayaan tradisi yang kemudian diwujudkan melalui pertunjukan FMTI.
“Melalui kegiatan hari ini kita dapat bersama-sama menopang pariwisata budaya daerah, khususnya budaya di Kabupaten Bogor,” ujar Titi.
Titi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta para narasumber yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Bogor menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia.
“Kolaborasi tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah sehingga tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi terus dirawat, dikembangkan, dan dikenalkan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Ia juga mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian FMTI hingga pagelaran musik tradisi yang berlangsung pada malam hari di Lapangan VIP Pakansari, Kabupaten Bogor.
“Pagi hari ini sekitar 400 orang mengikuti seminar. Kami tunggu tetap kehadirannya nanti malam dalam rangkaian Festival Musik Tradisi Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Lapangan VIP Pakansari, Kabupaten Bogor. Malam justru adalah kegiatan pagelarannya,” ungkap Titi.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan seni tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Bogor kepada generasi berikutnya.
“Pagelaran FMTI menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Kabupaten Bogor,” tandasnya.
Sementara itu, Perwakilan Yayasan Halimun Salak Indonesia, Deden Fahmi Padilah, mengatakan FMTI 2026 mengusung tema besar “Merajut Bayang-Bayang Musik Nusantara”. Festival tersebut mempertemukan ruang musik, pengetahuan, komunitas, generasi, sosial ekonomi, serta jejaring kebudayaan.
“FMTI atau Festival Musik Tradisi Indonesia hadir di Bogor dengan nama Sangitaloka dan tema ‘Bambu dan Bunyi Ritus’. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi ruang apresiasi, kreasi, dan pelestarian musik tradisi, khususnya di Bogor dan Jawa Barat,” ujar Deden.
Ia menjelaskan, salah satu rangkaian FMTI di Bogor adalah seminar bertema “Bambu, Ritus, dan Jejak Musik Tradisi di Bogor dan Tatar Sunda” yang menghadirkan ahli, peneliti, serta praktisi di bidang musik tradisi dan kebudayaan.
Deden menambahkan, FMTI 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kebudayaan melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Semoga FMTI di Kabupaten Bogor tidak berhenti sebagai agenda festival, tetapi dapat menjadi ruang berkelanjutan untuk memperkuat apresiasi generasi muda terhadap musik tradisi serta menjaga warisan budaya yang tumbuh di Bogor dan Jawa Barat,” pungkasnya
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
05 Mar 2026
Road Show Ramadhan untuk Palestina, DKM Masjid Syajarotun Thoyyibah Hadirkan Imam Besar Palestina dan Salurkan 3.000 Makanan Siap Saji
-
18 Apr 2025
Kejagung Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Tersangka YF dkk Terancam Hukuman Berat
-
16 Sep 2025
Syarikat Islam dan 10 Ormas Islam Desak Perubahan MUI Kabupaten Bogor
-
02 Sep 2026
Rudy Susmanto Lepas Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT
-
22 Okt 2024
Pemkab Bogor dan Baznas Serahkan Kafalah untuk 250 Da’i dalam Peringatan Hari Santri 2024
-
26 Nov 2025
Yantie Rachim Tegaskan Pentingnya Penguatan Karakter Bagi Pelajar
Rekomendasi lainnya
-
16 Apr 2025
Langkah Tegas Kejati Sumsel: Tak Ada Tempat Aman Bagi Koruptor di Palembang
-
27 Nov 2024
KPU Kabupaten Bogor dan Pj Gubernur Jabar Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak dan Kelebihan Jelang Pilkada Serentak 2024
-
05 Apr 2026
CFD Tegar Beriman Kembali Semarak, Rudy Susmanto Dorong Layanan Publik dan UMKM Bangkit
-
17 Mar 2026
Melalui CSR, Antam Pongkor Ambil Peran Tangani Kerusakan Jalan Kalongliud–Bantarkaret
-
28 Mei 2025
TNI Hadir untuk Rakyat Satgas Yonif 641/Bru Gelar Layanan Kesehatan Keliling di Distrik Bolakme, Papua
-
27 Jan 2025
Evaluasi Pemilu Kabupaten Bogor: Pj. Bupati Dorong Perbaikan Pilkada 2029






