liputan08.com BOGOR – PT ANTAM Tbk melalui Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, program Gerakan Ramah Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kalong Liud (Garitan Kalong Liud) berhasil meraih penghargaan Gold kategori Lingkungan Hidup pada ajang CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pengembangan sektor pertanian, pelestarian lingkungan, dan penguatan ketahanan pangan di sekitar wilayah operasional ANTAM UBPE Pongkor.
Program Garitan Kalong Liud dikembangkan dengan pendekatan yang tidak sekadar berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.
### Dorong Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan
Dalam pelaksanaannya, Garitan Kalong Liud menggabungkan sejumlah inovasi untuk mendukung pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Beberapa di antaranya adalah penerapan teknologi *smart farming*, penggunaan sistem irigasi yang lebih efisien, serta pemanfaatan pupuk organik berbasis potensi lokal.
ANTAM juga melakukan penguatan kelompok tani dan kelompok wanita tani agar masyarakat memiliki kapasitas yang lebih baik dalam mengelola kegiatan pertanian.
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan turut didukung melalui Rumah Belajar Garitan. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang mampu mengembangkan sektor pertanian secara mandiri dan berorientasi jangka panjang.
Melalui pendekatan tersebut, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
### ANTAM Tekankan Kolaborasi dan Kemandirian Masyarakat
Java Region CSR & ER Subdivision Head PT ANTAM Tbk, Agustinus Toko Susetio, menyampaikan bahwa penghargaan Gold yang diraih Garitan Kalong Liud merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, ANTAM, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan program.
“Alhamdulillah, penghargaan Gold ini menjadi apresiasi atas kerja bersama masyarakat Kalong Liud dan seluruh pihak yang terlibat. Bagi ANTAM, keberhasilan program bukan hanya diukur dari penghargaan yang diperoleh, tetapi dari perubahan dan manfaat yang dapat terus tumbuh di masyarakat,” ujar Agustinus.
Menurutnya, sejak awal Garitan Kalong Liud dirancang untuk membangun kapasitas masyarakat, bukan hanya memberikan bantuan. Program ini diarahkan agar masyarakat mampu mengoptimalkan potensi lokal dan mengembangkan kegiatan ekonomi secara lebih mandiri.
“Kami ingin masyarakat semakin produktif dan mandiri, namun pada saat yang sama tetap menjaga lingkungan. Inilah yang ingin kami bangun melalui Garitan Kalong Liud: pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan yang berjalan bersama,” tambahnya.
### Perluas Manfaat Program Secara Berkelanjutan
Ke depan, ANTAM berencana memperkuat Garitan Kalong Liud melalui pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, penguatan kelembagaan masyarakat, serta perluasan akses pasar bagi hasil produksi pertanian.
Potensi agroeduwisata juga akan dikembangkan untuk membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperluas manfaat program bagi masyarakat setempat.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadikan Garitan Kalong Liud sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah lain.
Raihan Gold pada CSR & PDB Awards 2026 menjadi pengakuan atas pelaksanaan program tersebut. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap ditentukan oleh keberlanjutan program, peningkatan kesejahteraan warga, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Melalui Garitan Kalong Liud, ANTAM UBPE Pongkor berupaya memperkuat sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam membangun pertanian yang produktif, ketahanan pangan, serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Tags: Antam UPBE Pongkor
Baca Juga
-
23 Jul 2026
Pemkab Bogor Lanjutkan Distribusi Air Bersih, Kini Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenjo, Jonggol, dan Cariu
-
30 Nov 2025
Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Pembangunan KKMP Pakansari: Dorong Penguatan Ekonomi Warga
-
17 Mei 2026
Kejuaraan Pencak Silat Piala Rektor III Universitas Bina Darma 2026: Ajang Kompetisi Mitra IPSI Menuju Kalender Prestasi Nasional
-
18 Sep 2026
Al-Qalam Kembali Gelar Pengajian Jurnalis, KH Sogir: Jangan Tinggalkan Salat karena Kesibukan
-
10 Mei 2025
Diduga Diskriminatif, Orang Tua Santri Pondok Pesantren Nurul Furqon Tempuh Jalur Hukum Terkait Syahadah Al-Qur’an
-
11 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Posko Banjir Bojongkulur, Wamendagri Pastikan Mitigasi Berjalan Optimal
Rekomendasi lainnya
-
01 Okt 2026
Dari Uji Kelayakan ke Istana, Presiden Prabowo Resmi Lantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
10 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Tinjau Empat Kecamatan: Fokus Stunting, Inflasi, dan Kemiskinan
-
28 Agu 2025
PWI Kabupaten Bogor Gelar Doa Tasyakur Menjelang Kongres Persatuan PWI, KH Ay Sogir Tegaskan Pentingnya Ukhuwah Islamiyah
-
16 Mar 2026
Redefinisi Kontribusi Penerima Beasiswa Luar Negeri: Menakar Spirit Global Beasiswa EMJM
-
17 Jan 2025
Baznas Kabupaten Bogor Rayakan HUT Ke-24, Pj. Bupati Apresiasi Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
-
20 Feb 2025
Perkuat Disiplin dan Kepatuhan, Kodim 0808 Blitar Disisir Operasi Gaktib Yustisi Subdenpom V/1-3






