Breaking News

Bupati Rudy: Madrasah Mathla’ul Anwar Berperan Penting Cetak Generasi Bogor

Liputan08.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat pendidikan madrasah sebagai bagian penting dalam memperluas akses pendidikan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat menghadiri Temu Akbar 110 Tahun Mathla’ul Anwar bertajuk Tebar Mawar 110 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Rudy mengungkapkan rencana Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor melakukan revitalisasi madrasah-madrasah Mathla’ul Anwar pada 2027.

Rudy menilai keberadaan madrasah memiliki kontribusi besar dalam mendukung amanat UUD 1945, khususnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Terlebih, madrasah yang dikelola Mathla’ul Anwar telah menjangkau berbagai wilayah hingga pelosok Kabupaten Bogor.

“Pemerintah Kabupaten Bogor sangat terbantu oleh peran Mathla’ul Anwar dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, pembangunan sekolah oleh pemerintah belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Karena itu, keberadaan madrasah menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa sekolah-sekolah yang dibangun pemerintah belum sepenuhnya dapat menjangkau seluruh pelosok wilayah Kabupaten Bogor. Tetapi Alhamdulillah, melalui madrasah-madrasah yang didirikan dan dikelola Mathla’ul Anwar, pendidikan dapat hadir hingga ke ujung-ujung kampung dan wilayah perbatasan,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor akan melakukan revitalisasi madrasah-madrasah Mathla’ul Anwar pada 2027.

“Insya Allah, pada tahun 2027, Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor, dan seluruh jajaran terkait akan turut melakukan revitalisasi madrasah-madrasah Mathla’ul Anwar yang ada di Kabupaten Bogor,” katanya.

Rudy menegaskan revitalisasi tersebut tidak sekadar pembangunan sarana fisik. Program itu merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang membangun gedung. Ini adalah tentang membangun tempat anak-anak kita belajar, tentang membangun masa depan generasi Kabupaten Bogor, dan pada akhirnya tentang membangun masa depan bangsa Indonesia,” ungkap Rudy.

Rudy juga memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Mathla’ul Anwar yang telah berusia 110 tahun. Organisasi tersebut berdiri pada 10 Agustus 1916, jauh sebelum Indonesia merdeka.

Menurutnya, perjalanan Mathla’ul Anwar tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa. Para kiai, ulama, pimpinan pondok pesantren dan keluarga besar Mathla’ul Anwar turut mengambil peran dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Rudy menekankan pembangunan Kabupaten Bogor membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Pembangunan Kabupaten Bogor membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tandasnya.

Ia mengajak keluarga besar Mathla’ul Anwar, para kiai, ulama, guru, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang maju dan sejahtera, dengan tetap menjaga nilai-nilai agama, persatuan dan kebangsaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bogor, pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Ketua DMI Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor beserta jajaran, serta para ulama, kiai, tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Bogor.

Tags: , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya