Breaking News

Melalui CSR, Antam Pongkor Ambil Peran Tangani Kerusakan Jalan Kalongliud–Bantarkaret

Liputan08.com – PT Aneka Tambang Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan infrastruktur bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan berinisiatif membantu perbaikan ruas Jalan Raya Kalongliud–Bantarkaret yang berada di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Program perbaikan tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup serius dan kerap dikeluhkan masyarakat. Kerusakan jalan berupa lubang-lubang besar serta genangan air saat musim hujan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama bagi pengendara roda dua dan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

CSR and Sub Division Head UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susentio, yang akrab disapa Koko, menjelaskan bahwa pihak perusahaan menyadari pentingnya akses jalan yang layak dan aman bagi masyarakat maupun aktivitas operasional perusahaan.

Menurutnya, ruas Jalan Raya Kalongliud–Bantarkaret merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Nanggung serta menjadi akses menuju area operasional PT Antam UBPE Pongkor.

“Memang benar kondisi jalan menuju lokasi operasional perusahaan mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Di beberapa titik terdapat lubang yang cukup dalam, dan ketika hujan turun lubang tersebut sering tertutup genangan air sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujar Koko kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah tambang, PT Antam UBPE Pongkor telah mengambil sejumlah langkah penanganan awal. Salah satunya adalah melakukan penambalan jalan di beberapa titik yang dinilai paling berisiko terhadap keselamatan pengendara.

Selain itu, perusahaan juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor guna memastikan proses penanganan jalan tidak tumpang tindih dengan kewenangan pemerintah daerah. Langkah koordinatif tersebut dinilai penting agar program perbaikan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Perbaikan ini kami lakukan secara bertahap melalui program CSR perusahaan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak PUPR agar penanganan jalan dapat dilakukan secara sinergis dan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan,” jelasnya.

Koko juga menyoroti salah satu titik kerusakan yang dinilai cukup membahayakan, yakni di ruas Jalan Raya Cadasleer tepatnya di depan SDN Cadasleer, Desa Bantarkaret. Di lokasi tersebut, lubang jalan cukup dalam dan sering digenangi air saat hujan turun sehingga berisiko menyebabkan kecelakaan.

“Kami berharap titik yang cukup berbahaya tersebut dapat segera ditangani agar potensi kecelakaan dapat diminimalisir, terutama karena lokasinya berada di dekat lingkungan sekolah yang setiap hari dilalui siswa dan masyarakat,” tambahnya.

Selain melakukan upaya perbaikan, PT Antam UBPE Pongkor juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut. Perusahaan bahkan menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemasangan rambu-rambu peringatan di titik-titik rawan kecelakaan apabila diperlukan.

Dengan adanya keterlibatan perusahaan melalui program CSR ini, diharapkan kondisi ruas Jalan Raya Kalongliud–Bantarkaret dapat segera membaik. Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat serta mobilitas warga menuju kawasan Kecamatan Nanggung dan sekitarnya.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya