liputan08.com SUKAMAKMUR – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan bantuan menyeluruh kepada warga terdampak bencana pergeseran tanah di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.
Bantuan tersebut difokuskan kepada 60 kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan dan dinyatakan tidak layak huni. Kepastian itu disampaikan Bupati Rudy saat meninjau langsung lokasi bencana, Jumat (30/1).
Dalam kunjungannya, Bupati Bogor didampingi Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, Camat Sukamakmur, unsur Forkopimcam, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Rudy menjelaskan, pendataan warga terdampak telah dilakukan secara terpadu oleh pemerintah desa, kecamatan, dan kelompok masyarakat (Pokmas). Berdasarkan hasil pendataan tersebut, Pemkab Bogor memutuskan memberikan bantuan biaya kontrak rumah selama enam bulan kepada seluruh warga terdampak.
“Paling lambat malam ini atau besok, bantuan biaya kontrak rumah akan kami salurkan kepada warga terdampak,” ujar Rudy.
Ia merinci, bantuan kontrak rumah diberikan sebesar Rp750.000 per bulan selama enam bulan, sehingga setiap kepala keluarga akan menerima total Rp4.500.000. Warga diperbolehkan mengontrak rumah di sekitar lokasi, termasuk di rumah orang tua atau kerabat terdekat.
Selain bantuan hunian sementara, Pemkab Bogor juga menyalurkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada 60 KK terdampak. Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat mencukupi kebutuhan warga selama kurang lebih satu bulan dan ditargetkan tersalurkan seluruhnya paling lambat keesokan hari melalui koordinasi pemerintah desa.
“Saya mengimbau warga agar segera meninggalkan tenda pengungsian dan mencari tempat tinggal sementara yang lebih layak,” tegas Rudy.
Menurutnya, kondisi tenda pengungsian tidak ideal, terutama saat hujan dan malam hari, serta berpotensi membahayakan keselamatan, khususnya bagi anak-anak.
“Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami. Tim kesehatan juga telah kami siagakan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa rumah warga yang masuk kategori rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan akan mendapatkan bantuan perbaikan atau pembangunan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya bantuan awal, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan bantuan lanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat terdampak, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Pemerintah Kabupaten Bogor hadir bersama masyarakat. Warga kami minta tetap tenang, tidak khawatir, dan terus semangat,” pungkas Rudy.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
14 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
-
03 Mar 2025
Satgas Pamtas Yonif 642/Kps Berikan Pelayanan Kesehatan Door-to-Door di Kaimana
-
16 Jul 2025
Tim SIRI Kejagung Tangkap Buronan Kasus Pemalsuan Surat Rp15 Miliar di Jakarta Utara
-
01 Mei 2025
KPI Bergerak Suarakan Salam Cinta di Hari Buruh Internasional
-
08 Feb 2025
Transparansi Dana BOS Dipertanyakan Benarkah Anggaran Pendidikan Disembunyikan?
-
20 Feb 2026
Koruptor Tata Kelola Energi Disorot di Persidangan, Penjualan di Bawah Harga Terendah Terungkap
Rekomendasi lainnya
-
28 Des 2024
Kejaksaan Agung Nyatakan Banding atas Putusan Perkara Korupsi Tata Niaga Timah
-
01 Jan 2026
Bupati Bogor Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Sambut Tahun 2026
-
11 Jun 2025
Koruptor BJB Panas Dingin, Kejagung Periksa 13 Saksi Terkait Kredit PT Sritex
-
17 Okt 2025
Wali Kota Dedie Rachim Wakili Bogor di Forum Kebijakan Pangan Dunia di Italia
-
23 Jan 2025
Ketua DPRD Bogor: PKG Wujud Nyata Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
-
17 Okt 2025
Kejagung Dampingi Kejari Kabupaten Bogor Lakukan Sita Eksekusi Aset Terpidana Cukai di Pulau Tabuan, Cukuh Balak, Lampung




