liputan08.com Semarang — Senat Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan kunjungan dan hearing dengan DPRD Kota Semarang pada Jumat (28/11/2025) di Kantor DPRD Kota Semarang. Rombongan yang berjumlah 17 orang ini dipimpin oleh Ketua Senat FIB, Esti Mustika Sari, didampingi Wakil Ketua, Niisriina Bakri Kumala (Ines).
Ketua Senat FIB, Esti Mustika Sari, menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk belajar langsung mengenai fungsi lembaga legislatif daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Semarang yang telah menerima kami. Kunjungan ini sangat penting untuk menambah wawasan akademik mahasiswa agar memahami secara konkret tugas dan fungsi DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya.
Wakil Ketua Senat FIB UNDIP, Niisriina Bakri Kumala (Ines), dalam sesi diskusi menyoroti persoalan banjir yang kerap melanda Kota Semarang.
“Kami ingin memahami bagaimana strategi pemerintah daerah bersama DPRD dalam menanggulangi banjir yang setiap tahun terjadi. Ini persoalan besar yang selalu menjadi kekhawatiran masyarakat,” kata Ines.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa, Muhammad Farkhan Dita, mengangkat isu keselamatan transportasi publik, khususnya Bus Rapid Transit (BRT) Kota Semarang.
“Kami melihat masih banyak pengemudi BRT yang ugal-ugalan sehingga membahayakan pengguna jalan. Kami berharap DPRD dapat mendorong evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggara layanan transportasi ini,” ujarnya.
Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Anggota DPRD Kota Semarang, Danurrespriyanto, yang juga Wakil Fraksi Partai Demokrat, menyampaikan bahwa masalah banjir merupakan persoalan struktural yang memerlukan dukungan lintas pemerintah.
“Permasalahan banjir di Kota Semarang sangat kompleks. Penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kota, tetapi juga membutuhkan dukungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mengingat letak geografis Semarang berada di wilayah pesisir yang rawan limpasan air saat curah hujan tinggi,” jelas Danur.
Terkait kritik terhadap layanan BRT, Danur menjelaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Masalah angkutan umum, termasuk BRT, sedang dibahas dalam rapat dengar pendapat antara DPRD dan Pemerintah Kota Semarang. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar layanan transportasi publik semakin aman dan profesional,” tegasnya.
Kunjungan hearing ini menjadi bagian dari upaya Senat FIB UNDIP untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan, proses legislasi, serta dinamika kebijakan publik di tingkat daerah.
Tags: Senat FIB UNDIP
Baca Juga
-
21 Okt 2024
Tingkatkan Gizi Anak Papua, Satgas Yonif 641/Bru Bagikan Bubur Kacang Hijau di Distrik Eragayam
-
08 Okt 2025
Pemkot dan Polresta Bogor Kota Musnahkan 38.875 Botol Miras Ilegal, Dedie Rachim: Bukti Kolaborasi Jaga Kota Aman
-
12 Des 2024
Kejaksaan Agung Menang Praperadilan Kasus PT Duta Palma Satu
-
05 Des 2024
Kejagung Tangkap Tersangka Kasus Korupsi Komoditas Timah dengan Kerugian Negara Rp300 Triliun
-
04 Mar 2025
Semangat Ramadhan, TNI dan Warga Bahu-Membahu Selesaikan Pengecoran Jalan di Leuwiliang
-
24 Feb 2025
Kejagung Periksa Dua Saksi Kunci dalam Kasus Korupsi Jiwasraya, Fokus Ungkap Alur Dana Investasi
Rekomendasi lainnya
-
01 Apr 2025
Ketua Komisi III DPR RI: Mudik 2024 Menjadi yang Paling Lancar dalam Dua Dekade
-
27 Feb 2025
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Antarprovinsi, 14.000 Butir Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat
-
24 Sep 2025
Pemkab Bogor Perketat Pengawasan Program Makanan Bergizi di Sekolah, Pastikan Aman dan Sehat untuk Anak Didik
-
26 Des 2025
Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus Ucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tegaskan Nilai Toleransi dan Persatuan Bangsa
-
26 Jan 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Peringatan Isra Mi’raj dengan Kepedulian Sosial dan Lingkungan
-
31 Jul 2025
Bupati Bogor Temui Menteri KKP, Dorong Penguatan Kawasan Minapolitan dan Ekonomi Perikanan




