Breaking News

KH Achmad Yaudin Sogir: Waktu Terus Berjalan, Gunakan untuk Silaturahmi dan Membersihkan Hati

Liputan08.com — Tausiah Jumat yang digelar secara daring oleh Media Liputan08.com pada Jumat (21/11/2025) berlangsung penuh kekhidmatan. Hadir dalam majelis ilmu ini para jurnalis Liputan08.com serta masyarakat dari berbagai wilayah. Penceramah utama, KH Achmad Yaudin Sogir, yang juga anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi I, menyampaikan pesan mendalam tentang perjalanan hidup manusia menuju akhir hayat.

Dalam tausiah yang disampaikannya, KH Achmad Yaudin Sogir dari Gedung DPRD Kabupaten Bogor, mengingatkan bahwa waktu adalah amanah yang terus berjalan tanpa bisa dihentikan, dan setiap manusia sedang berpacu menuju kematian. Karena itu, beliau mengajak jamaah untuk mengisi sisa waktu yang Allah berikan dengan silaturahmi, kebaikan, dan membersihkan hati dari sifat sombong, iri, dan dengki.

“Kita semua sedang berpacu dengan waktu. Tidak ada satu pun di antara kita yang tahu kapan ajal tiba. Maka manfaatkanlah waktu yang tersisa untuk memperbanyak silaturahmi, saling menyayangi, dan menyingkirkan sifat-sifat buruk yang merusak hati,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir dengan suara lembut.

Beliau menegaskan bahwa kesombongan dan kedengkian hanya akan menggerogoti hati, merusak persaudaraan, dan menjauhkan seseorang dari rahmat Allah. Untuk itu, beliau mendorong umat agar terus menjaga hubungan baik antar sesama dan menanamkan kasih sayang dalam setiap langkah kehidupan.

KH Achmad Yaudin Sogir mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-‘Ashr, sebagai pengingat bahwa seluruh manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1–3)

Ayat ini, menurut KH Sogir, adalah panggilan lembut bagi umat Islam agar merenungkan hakikat kehidupan, mengisi waktu dengan cahaya iman, amal saleh, dan hubungan sosial yang baik.

Beliau juga menyampaikan hadis Rasulullah SAW tentang keutamaan silaturahmi:

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi, kata KH Sogir, bukan sekadar kunjungan fisik, tetapi juga menghubungkan hati, saling memaafkan, serta membuang jauh sifat iri dan dengki.

Di penghujung tausiah, KH Achmad Yaudin Sogir kembali menyeru umat agar tidak meremehkan waktu, karena setiap detik kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Beliau menegaskan bahwa kematian bukan untuk ditakuti, melainkan disambut dengan kesiapan, ketakwaan, dan hati yang bersih.

“Mari kita lembutkan hati, jauhi permusuhan, dan jadikan hidup ini jembatan menuju akhirat yang baik. Semoga Allah memberikan keberkahan di sisa usia kita,” tutup KH Achmad Yaudin Sogir.

Majelis ilmu virtual ini berakhir dengan doa penuh kekhusyukan, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta yang mengikuti melalui Zoom.
(Zakar)

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya