Breaking News

TNI dan Warga Eronggobak Makan Bersama: Simbol Cinta Tanah Air dan Persatuan di Pegunungan Papua

liputan08.com PUNCAK — Di tengah dinginnya angin pegunungan Papua, hangatnya kebersamaan antara prajurit dan rakyat kembali terasa. Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) melalui Pos Eromaga menggelar kegiatan Binter terbatas dengan mengadakan acara makan bersama warga pengungsian di Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, pada Sabtu (24/8/2025).

Dipimpin langsung oleh Danpos Eromaga, Letda Inf Sudirman, kegiatan ini diawali dengan doa syukur Minggu Kasih, memanjatkan pujian dan harapan kepada Tuhan. Doa yang menggema dalam kesederhanaan menjadi lambang ikatan batin yang kuat antara TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Letda Inf Sudirman menegaskan komitmen TNI hadir sebagai pelindung sekaligus sahabat rakyat.

“Kami di Satgas Yonif 700/WYC tidak hanya datang untuk menjaga, tetapi juga mencintai dan melayani. Apa yang kami miliki, juga untuk masyarakat,” ungkapnya penuh semangat kebangsaan.

Ucapan tersebut disambut haru oleh warga. Karel Murib, tokoh masyarakat, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran TNI.

“Kami merasa tidak sendiri. Terima kasih karena sudah duduk dan makan bersama kami,” ujarnya tulus.

Senada dengan itu, Mama Yohana, salah satu warga pengungsian, menyampaikan doa untuk para prajurit.

“Tuhan berkati anak-anak TNI yang sudah berbagi. Mereka bukan hanya tentara, tapi juga anak kami,” katanya haru.

Acara makan bersama ini menjadi lebih dari sekadar mengisi perut—ia menjadi simbol nyata persaudaraan, harapan, dan persatuan. Di tengah tantangan keamanan dan keterbatasan, kehadiran Satgas Yonif 700/WYC membuktikan bahwa semangat cinta tanah air tumbuh subur saat rakyat dan TNI menyatu dalam satu meja, satu hati.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700/Wira Yudha Cakti

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya