Liputan08.com Jakarta, – Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) resmi meluncurkan Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding, sebuah inovasi digital yang bertujuan memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di seluruh Indonesia. Acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta ini diresmikan oleh JAM-Intel Reda Manthovani, serta dihadiri langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto.
Dalam sambutannya, JAM-Intel Reda Manthovani menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan salah satu prioritas nasional yang sejalan dengan visi pemerintahan dalam membangun ekonomi dari bawah dan memberantas kemiskinan. Oleh karena itu, pengelolaan dana desa harus lebih transparan dan terhindar dari potensi penyimpangan.
“Kejaksaan sebagai bagian dari struktur eksekutif negara memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Melalui program Jaksa Garda Desa (JAGA DESA), yang telah berjalan sejak 2015, kini kami memperkuatnya dengan instrumen digital guna memastikan efektivitas dan transparansi dalam penggunaan dana desa,” ujar Reda Manthovani.
Aplikasi ini dirancang untuk memungkinkan pemantauan real-time terhadap pengelolaan dana desa. Beberapa fitur utama yang dihadirkan antara lain pemetaan data permasalahan di setiap desa, serta sistem yang dapat menampung dan merespons pengaduan masyarakat dengan lebih cepat dan efisien. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko dalam mengawal alokasi Rp71 triliun dana desa yang akan didistribusikan pada tahun 2025 untuk 75.250 desa di seluruh Indonesia.

Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung dalam memperkuat sistem pengawasan dana desa melalui teknologi digital. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan dana desa digunakan secara optimal sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Kami menyambut baik inisiatif ini karena akan membantu meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana desa. Dengan adanya pemantauan secara real-time, aparat desa dapat lebih bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran, sementara masyarakat juga memiliki akses untuk mengawasi dan melaporkan dugaan penyimpangan,” kata Yandri Susanto.
Salah satu latar belakang pengembangan aplikasi ini adalah masih maraknya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Berdasarkan data hingga akhir 2024, terdapat 275 kasus hukum terkait dana desa. Dengan adanya sistem digital ini, diharapkan pengawasan menjadi lebih optimal sehingga dapat mencegah potensi penyalahgunaan di masa mendatang.
Selain itu, peluncuran aplikasi ini juga selaras dengan regulasi terbaru, termasuk Permendes PDT RI Nomor 2 Tahun 2024 tentang alokasi dana desa, yang menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam penggunaannya.
JAM-Intel Reda Manthovani mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini, termasuk Kementerian Desa PDT, penyedia aplikasi, serta aparat desa yang berperan langsung dalam pengelolaan dana desa.
“Kami berharap aplikasi ini bisa menjadi solusi konkret dalam mewujudkan tata kelola dana desa yang lebih transparan, efisien, dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia,” tutupnya.
Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan lainnya yang berkomitmen dalam mendukung pengelolaan dana desa yang lebih baik.
Tags: JAM-Intel dan Menteri Desa Luncurkan Aplikasi Pengawasan Dana Desa Secara Real-Time
Baca Juga
-
09 Nov 2024
Satgas Yonif 6 Marinir Gencarkan Komsos di Yahukimo, Papua untuk Perkuat Keamanan dan Dukung Kesejahteraan Masyarakat
-
02 Mar 2025
Panglima TNI Resmikan Masjid Jami Ar Rohman di Pangandaran Simbol Iman dan Pengabdian
-
29 Des 2024
Satgas Pamtas Yonarhanud 15/DBY Sosialisasi Pentingnya Menjaga Perbatasan RI-RDTL
-
11 Jan 2025
OTT Dugaan Pemerasan Kepala Disnakertrans Sumatera Selatan Ditangkap, Bukti Mencapai Rp 285 Juta
-
03 Nov 2024
Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Sukses Gelar Pelatihan Keorganisasian Dasar, Bentuk Pengurus Berkompeten dan Berkualitas
-
23 Mei 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Dukung Tiga Raperda Prioritas yang Disampaikan Bupati
Rekomendasi lainnya
-
05 Mar 2025
Jaro Ade Takziah ke Keluarga Korban Banjir Bandang Cisarua Kita Harus Saling Menguatkan
-
28 Feb 2025
Satresnarkoba Purworejo Bongkar Peredaran Obat Ilegal, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara!
-
26 Agu 2025
Bupati Bogor Pimpin Evaluasi APBD 2025: Fokus Utama pada Program Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
-
09 Apr 2025
FA dan DS Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana Pengolahan Darah PMI Palembang, Ditahan 20 Hari ke Depan
-
07 Des 2025
Ketua DPC PKB Bogor Edwin Sumarga Kobarkan Semangat Loyalitas: Target 12 Kursi dan Bupati PKB pada 2029
-
18 Okt 2024
Kejaksaan Agung Periksa 4 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Tol Japek II Elevated


