liputan08.com Malasari, Nanggung – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melepasliarkan dua jenis burung liar—elang tikus (Elanus caeruleus) dan kerak kerbau (Acridotheres javanicus)—di kawasan Gunung Halimun Salak, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Sabtu (23/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian satwa liar dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
“Pelepasan burung ini adalah bentuk komitmen kami untuk melestarikan lingkungan, menjaga keseimbangan alam, dan mengembalikan satwa ke habitat aslinya,” ujar Bupati Rudy.
Selain sebagai langkah konservasi, pelepasliaran ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Bogor.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
12 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Impor Gula di Kementerian Perdagangan
-
31 Jan 2026
Bupati Bogor Gelar Shalat Jumat Keliling di Sukamakmur sebagai Upaya Penguatan Silaturahmi dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat
-
15 Agu 2025
Bupati Bogor Instruksikan Gerakan 1 ASN 1 Pohon Tanam Serentak dan Wujudkan Hutan Kota
-
02 Des 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Terima Anugerah Jurnalisme Istimewa 2025, Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Media
-
21 Feb 2026
Terbongkar di Pengadilan! Ulah Tikus Koruptor Paksakan Skema Sewa Terminal OTM
-
11 Nov 2024
Gebyar Bazar Adhyaksa 2024: Kejaksaan Agung Tingkatkan Daya Beli dan Kepedulian Sosial
Rekomendasi lainnya
-
18 Nov 2025
Sekda Ajat Sambut Tim IGA: Kabupaten Bogor Tampilkan Inovasi Layanan Publik yang Natural Tanpa Rekayasa
-
30 Sep 2025
KH Achmad Yaudin Sogir: Generasi Muda Harus Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW
-
15 Okt 2025
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Jadi Narasumber Global Forum UFPP 2025 di Milan
-
14 Jan 2026
Dedie Rachim Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan di Bogor Selatan
-
26 Nov 2024
Kodam I/BB Siagakan PRCPB untuk Tangani Bencana Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten Tapanuli Selatan
-
24 Apr 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pengelolaan Rest Area Gunung Mas dan Proyek Hotel Sayaga




