liputan08.com Malasari, Nanggung – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melepasliarkan dua jenis burung liar—elang tikus (Elanus caeruleus) dan kerak kerbau (Acridotheres javanicus)—di kawasan Gunung Halimun Salak, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Sabtu (23/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian satwa liar dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
“Pelepasan burung ini adalah bentuk komitmen kami untuk melestarikan lingkungan, menjaga keseimbangan alam, dan mengembalikan satwa ke habitat aslinya,” ujar Bupati Rudy.
Selain sebagai langkah konservasi, pelepasliaran ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Bogor.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
30 Mar 2026
Rudy Susmanto Aktifkan Kembali CFD Tegar Beriman, Warga Bogor Dimanjakan Layanan Publik dan Hiburan
-
16 Mei 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Percepat Penataan Alun-Alun dan Kawasan Masjid Baitul Faizin
-
11 Mar 2025
Eks Kepala Desa Mulyoharjo Ditangkap Kejati Sumsel Terkait Dugaan Korupsi Perkebunan Sawit
-
24 Mar 2025
Bupati Bogor Pimpin Apel Siaga Angkutan Lebaran 2025 Pastikan Kelancaran Mudik
-
07 Jul 2025
JAM-Was Pimpin Apel Gabungan Kejaksaan Agung: Tegaskan Disiplin dan Integritas Pegawai Jadi Pilar Kepercayaan Publik
-
24 Okt 2025
Bupati Bogor Dukung Pembangunan PSEL di Bogor Raya, Dorong Energi Ramah Lingkungan
Rekomendasi lainnya
-
23 Apr 2026
Rudy Susmanto Sukses Ubah CFD Tegar Beriman Jadi Motor Ekonomi dan Pelayanan Publik
-
17 Feb 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Bulan Syaban Momentum Mensucikan Hati dan Bersiap Menyambut Ramadhan
-
12 Feb 2026
Dekatkan Pelayanan ker Warga, Bupati Bogor Perluas Akses Pembayaran Pajak Daerah
-
06 Agu 2026
Dugaan Jalur Barang Ilegal di Pantai Zore Barelang Jadi Sorotan, Aparat Diminta Perketat Pengawasan
-
07 Okt 2026
Bupati Rudy Susmanto Dorong Lahan Bomang Terus Produktif, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Pangan
-
18 Agu 2026
Warga Tiga Perumahan di Mangunharjo Semarang Dorong Pembentukan RT Baru, Sudah Lebih 70 KK






