liputan08.com BOGOR – Warga RT 05 RW 03 Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, dilanda keresahan akibat kabel listrik PLN yang terkelupas dan menempel langsung ke bangunan rumah warga. Kondisi ini telah berlangsung selama berbulan-bulan tanpa adanya tindakan dari pihak PLN Distribusi Jawa-Bali.
Tak hanya kabel yang terkelupas, tiang listrik pun berdiri tepat di atas lahan rumah warga, menambah potensi bahaya terutama saat hujan deras dan petir menyambar.
Kapto, Ketua RT setempat, mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi membahayakan ini ke PLN, namun tidak pernah ditanggapi.
“Kami sudah sampaikan ke PLN, tapi sampai sekarang dibiarkan saja. Kami khawatir nyawa warga bisa terancam, apalagi saat hujan lebat. Maka kami langsung mengadu ke wakil rakyat,” ungkap Kapto dengan nada kecewa.Senin (28/7/2025).
Merespons keluhan warga, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir langsung turun meninjau lokasi. Ia mengecam keras kelalaian PLN yang dianggap lalai menjalankan tanggung jawabnya dalam pemeliharaan jaringan listrik.
“Ini bentuk pengabaian serius terhadap keselamatan rakyat! Anggaran PLN besar, masyarakat bayar tarif listrik lengkap dengan biaya perawatan kabel dan tiang. Tapi nyatanya, kabel terkelupas, tiang masuk ke tanah rumah orang, bahkan PJU banyak yang mati pun dibiarkan. PLN jangan enak duduk di kantor tapi nyawa warga dipertaruhkan,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir di lokasi.
KH Achmad Yaudin menegaskan, ia akan segera mendatangi kantor PLN Unit Layanan Wilayah Sukaraja untuk meminta penjelasan dan mendesak penanganan segera.
“Jangan main-main dengan keselamatan warga. Ini bukan hanya soal layanan buruk, tapi soal hak pelanggan dan nyawa manusia. PLN wajib tanggung jawab!” tegasnya.
Warga kini berharap langkah cepat diambil agar potensi bahaya bisa segera diatasi sebelum jatuh korban jiwa. Mereka mendesak PLN agar tidak menunggu insiden terjadi baru bertindak.
Tags: Desa Pasir Jambu, DPRD Bogor, Kabel Listrik, KH Achmad Yaudin Sogir, PLN
Baca Juga
-
04 Des 2025
Pemprov Jabar, Pemkab dan Pemkot Bogor Sepakat Olah Sampah Jadi Energi Listrik
-
17 Feb 2025
Ketua DPRD Bogor Soroti Dampak Proyek Bendungan Cibeet-Cijurey, Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Polusi
-
14 Mar 2025
Panglima TNI Agus Subiyanto: Revisi UU TNI Mendesak untuk Hadapi Ancaman Modern
-
12 Jan 2025
Pangdam I/BB Berikan Dukungan Moril kepada Keluarga Prajurit dengan Anak Berkebutuhan Khusus
-
25 Mar 2025
Komisi IV DPRD Kota Bogor Kritik Permohonan THR dan Gaji ke 13 oleh Petinggi RSUD Etika dan Prioritas Anggaran Dipertanyakan
-
08 Okt 2025
PNS Way Kanan Jadi Tersangka Kasus Jaksa Gadungan, Diduga Tipu Pejabat Pemda OKI
Rekomendasi lainnya
-
28 Mei 2025
Mabes TNI Gelar Upacara Kenaikan Pangkat 76 Perwira Tinggi dari Tiga Matra
-
22 Jul 2025
BPJS Kesehatan Cibinong: UHC Bogor Sudah 97,8 Persen, Dorong Layanan Merata dan Digitalisasi Lewat Mobile JKN
-
08 Apr 2025
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Meunasah Seorang Sekdes di Bener Meriah Diduga Meninggal karena Serangan Jantung
-
12 Mar 2025
Sakaratul Maut: Perspektif Medis dan Islam Menurut KH Achmad Yaudin Sogir
-
12 Okt 2025
Praka Amin Nurohman Gugur di Moyeba, Putra Terbaik Bangsa Tewas Ditembak Kelompok Separatis OPM
-
09 Jan 2025
Satgas Yonif 641/Bru Tingkatkan Kesehatan Warga Papua dengan Pelayanan Keliling di Distrik Walesi




