Liputan08.com – Dalam situasi yang relatif tenang dan jauh dari hiruk-pikuk pemberitaan penangkapan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor justru menjadi bahan perbincangan positif. Lembaga hukum ini seolah melenggang adem-ayem tanpa banyak sensasi, namun tetap menunjukkan kinerja yang patut diteladani.
Tidak seperti daerah lain yang kerap ramai oleh berita OTT terhadap kepala dinas, camat, kepala desa, hingga kepala sekolah, Kejari Kabupaten Bogor malah seperti “hantu baik” yang senyap tapi bekerja. Tak ada gebrakan heboh, tak ada jumpa pers pamer barang bukti, namun hasilnya: bersih, tenteram, dan minim kegaduhan publik.
Menurut Ketua Front Revolusi Rakyat Anti Korupsi (FRRAK), Duel Syamason Sambarnyawa, SH, MH, pendekatan yang digunakan oleh Kejari Kabupaten Bogor adalah pendekatan yang lebih elegan dan membangun. “Jangan salah tafsir, suasana adem bukan berarti mereka tidur atau mandul penindakan. Justru ini menandakan pendekatan mereka sangat dialogis dan humanis,” ungkap Duel saat menjadi narasumber dalam diskusi publik bertema “Membangun Integritas Lembaga Hukum dari Daerah”.Minggu (6/4/2025)
“Kejari Kabupaten Bogor itu tidak pernah terdengar minta jatah proyek, tidak ada cerita meras dinas atau minta upeti dari kepala desa. Mereka tidak menciptakan rasa takut, tapi malah menumbuhkan rasa hormat. Ini lho wajah penegakan hukum yang cerdas: bukan takut karena bisa ditangkap, tapi segan karena dihormati. Saya berani jamin, kalau dicek harta kekayaan mereka di LHKPN atau ditelusuri aliran uang lewat PPATK, kemungkinan besar tidak akan ditemukan kejanggalan. Gaya hidup pun sederhana, tidak ada aliran dana mencurigakan pakai nama istri, anak, apalagi keponakan,” jelas Duel panjang lebar.
Bahkan, ia menyentil kondisi di sejumlah Kejari lain yang justru sibuk memburu panggung dan ‘membakar’ citra lewat penangkapan demi penangkapan yang belum tentu menyentuh akar masalah.
“Di banyak tempat, Kejari malah seperti jadi tukang palu: semua masalah dipukul pakai OTT. Tapi di Bogor, pendekatannya seperti dokter. Mereka rawat sebelum pasiennya kritis. Itulah kenapa di sini tidak terdengar kepala dinas ditangkap, camat diciduk, atau kepala sekolah digiring. Bukan karena tidak ada kasus, tapi karena dicegah sebelum jadi masalah,” pungkasnya.
Sementara itu, seorang kepala dinas yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan kondisi tersebut. Ia mengaku merasa nyaman menjalankan tugas tanpa tekanan atau ketakutan akan intervensi hukum yang tidak proporsional.
“Kami justru sering diajak diskusi hukum sebelum proyek berjalan. Mereka datang bukan untuk menakut-nakuti, tapi memberi arahan agar kegiatan tidak menabrak aturan. Tidak pernah ada permintaan jatah, tidak ada pungutan diam-diam, apalagi intimidasi. Kejari seperti mitra kerja, bukan seperti bayangan gelap yang siap menerkam,” ucapnya.
Dengan gaya kerja yang senyap tapi mengakar ini, Kejari Kabupaten Bogor dinilai sukses membangun sistem yang bersih tanpa perlu hiruk-pikuk. Dan tanpa perlu menyebut nama, banyak daerah yang mungkin merasa tertampar.
Baca Juga
-
05 Nov 2025
Sinergi Pemerintah dan Akademisi, ATR/BPN Mesuji Ikuti FGD Penguatan Ekonomi Transmigrasi
-
25 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Gerakan Pangan Murah untuk Stabilitas Harga
-
02 Nov 2024
KPU Kabupaten Bogor Fokus Pastikan Kesiapan Logistik Pilkada 2024, Pj Bupati Bogor Tinjau Langsung
-
31 Okt 2024
TP-PKK Kabupaten Bogor Perkuat Gerakan Zero Stunting dan Keluarga Tanggap Bencana
-
04 Apr 2025
Bukan Ulah Dishub Isu Pemotongan Kompensasi Sopir di Jalur Puncak Dipastikan Hanya Miskomunikasi
-
11 Des 2025
Pemkab Bogor Perkuat Transformasi Posyandu sebagai Ujung Tombak Pelayanan Dasar
Rekomendasi lainnya
-
07 Agu 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Gebyar Pelayanan Terpadu di Cijeruk Sambut HUT ke-80 RI
-
29 Apr 2025
Pemkab Bogor Apresiasi Gubernur Jabar Fasilitasi Penyelesaian Kasus Taman Safari
-
09 Mei 2025
Bupati Bogor Apresiasi Tindakan Tegas Aparat Berantas Premanisme dan Praktik Mata Elang
-
18 Des 2024
Jaksa Agung Lantik Dua Pejabat Eselon I Pengawasan dan Pendidikan Kejaksaan Diperkuat
-
04 Jan 2026
Masyarakat Puji Pembangunan yang Dilakukan Bupati Bogor
-
24 Nov 2025
Bupati Rudy Susmanto Perkuat Peran BPD: Pembangunan Bogor Dimulai dari Desa




