Sekda Ajat Tegaskan Kolaborasi Masyarakat Kunci Kelestarian Lingkungan Bogor
Liputan08.com, CISARUA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui perpaduan konservasi alam, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian kearifan lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Budaya Ngalokat Cai yang digelar di kawasan Talaga Saat, Kecamatan Cisarua, Jumat (5/6).
Mengusung tema “Lestarikan Alam, Hidupkan Kearifan Lokal”, kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bogor dalam menjaga kawasan hulu sekaligus membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Berbagai aksi konservasi dilakukan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pelepasan 5.444 ekor ikan, pelepasliaran 544 ekor burung, penaburan eco enzyme, penanaman pohon pule air, pembuatan lubang biopori, serta pengukuhan Forum Kampung Ramah Lingkungan (KRL).
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki peran strategis sebagai wilayah hulu dan hilir sehingga upaya pelestarian lingkungan harus dilakukan secara menyeluruh.
“Selama ini berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga wilayah hilir. Namun, pelestarian lingkungan tidak cukup hanya di hilir, kawasan hulu juga harus dijaga karena menjadi sumber kehidupan dan penyedia air bagi masyarakat,” ujar Ajat.
Menurutnya, Talaga Saat dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu kawasan tangkapan air penting di Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, mulai dari air, tanah, udara hingga keanekaragaman hayati.
Ajat menjelaskan, penggunaan eco enzyme menjadi salah satu upaya alami untuk membantu meningkatkan kualitas air dengan mengurai berbagai unsur pencemar. Sementara itu, ikan yang ditebar telah disesuaikan dengan kondisi habitat setempat guna mendukung keseimbangan ekosistem sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain aspek konservasi, Budaya Ngalokat Cai juga diarahkan untuk memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Pengukuhan Forum Kampung Ramah Lingkungan (KRL) diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah, limbah, sumber daya air, dan berbagai persoalan lingkungan di tingkat kampung.
“Pelestarian lingkungan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Peran masyarakat sangat penting sebagai pelaku utama yang menjaga lingkungan secara langsung di lapangan,” kata Ajat.
Ia menambahkan, keberhasilan gerakan lingkungan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha hingga media massa. Karena itu, kegiatan tersebut juga diisi dengan penguatan komitmen bersama melalui ikrar lingkungan yang diikuti berbagai unsur masyarakat dan pelaku usaha.
Ajat juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah industri rumah tangga, termasuk usaha tahu dan tempe yang berkembang di wilayah Cileungsi. Menurutnya, aktivitas ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Jangan berhenti pada kegiatan seremonial. Terus lakukan langkah-langkah nyata yang mungkin tidak selalu terlihat, tetapi memberikan dampak besar bagi lingkungan. Menjaga alam adalah investasi terbaik untuk masa depan generasi mendatang,” tegasnya.
Melalui perpaduan kearifan lokal, konservasi lingkungan, dan partisipasi masyarakat, Budaya Ngalokat Cai diharapkan menjadi model gerakan pelestarian lingkungan yang mampu memperkuat peran Kabupaten Bogor sebagai daerah hulu yang menjaga keberlanjutan ekosistem dan sumber daya air di Jawa Barat.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, HJB ke-544
Baca Juga
-
16 Feb 2026
Kabupaten Bogor Siap Implementasikan Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Fokus Penanganan Sampah Terpadu Hulu–Hilir
-
20 Mei 2026
Disnaker Gelar Goes to School dan Job Fair, Demi Tekan Angka Pengangguran
-
22 Agu 2026
Bupati Rudy Susmanto Siapkan Rp142 Miliar untuk Embarkasi Haji Kabupaten Bogor
-
25 Agu 2025
Wakil Bupati Jaro Ade Hadiri Gebyar HUT ke-80 RI di Kecamatan Cigudeg, Dorong UMKM dan Pelayanan Publik
-
04 Nov 2025
Dari Devisa Bocor hingga Ekonomi Karbon: Dr. Dian Assafri Nasa’i Dorong Reformasi Tata Kelola SDA Berbasis Teknologi dan Kedaulatan Nasional
-
08 Jan 2025
Satgas Yonif 641/Bru Peduli Lansia di Papua, Bagikan Sembako di Kampung Polimo
Rekomendasi lainnya
-
30 Jan 2025
Satgas Yonif 131/BRS Bantu Prosesi Pemakaman Kepala Suku Oksibil di Yamara
-
27 Mei 2026
Sambut Iduladha 1447 H, Jaro Peloy Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Kepedulian
-
30 Jun 2025
Warga Bogor Asri Bangun Jalan Sendiri di Tengah Krisis, Harap KDM dan Bupati Tunjukkan Kepedulian
-
30 Nov 2025
Pemkab Bogor Gerak Cepat Galang Donasi untuk Aceh–Sumatera, Rudy: “Saatnya Solidaritas Anak Bangsa!”
-
26 Agu 2025
Bupati Bogor Tempatkan Dua Dinas Baru di Vivo Mall untuk Perkuat Layanan Publik dan UMKM
-
23 Jan 2025
Mitigasi Perubahan Iklim Perumda Tirta Kahuripan Bogor Pulihkan Debit Air Bersih Melalui Konservasi Sumber Mata Air





