Breaking News

Hadiri Tabligh Akbar UAS, Ketua DPRD Bogor Ajak Masyarakat Maknai Isra Mi’raj Secara Substantif

Liputan08.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat nilai keimanan, persatuan, dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Cibinong, Sabtu malam (24/1/2026), yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.

“Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat akhlak, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Inilah fondasi penting dalam membangun Kabupaten Bogor yang religius dan berkarakter,” ujar Sastra Winara.

Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati area masjid sejak malam hari. Menurutnya, kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kegiatan Tabligh Akbar ini menjadi sarana doa bersama menjelang datangnya bulan suci Ramadan, sekaligus wadah silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Malam ini kita berdoa bersama memperingati Isra Mi’raj, sekaligus menyongsong Ramadan. Kita memohon agar Kabupaten Bogor dan seluruh wilayah Indonesia senantiasa dilindungi, dijauhkan dari bencana, serta masyarakatnya diberikan keselamatan dan keberkahan,” tutur Rudy Susmanto.

Rudy juga mengapresiasi kehadiran Ustadz Abdul Somad yang memberikan tausiah kepada jamaah. Ia menegaskan bahwa peran ulama sangat penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai keimanan.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan. Pembangunan non-fisik, yakni pembentukan karakter dan keimanan masyarakat, adalah roh dari pembangunan itu sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengembangkan kawasan Masjid Nurul Wathon sebagai Pusat Layanan Haji dan Umrah. Saat ini pembangunan masih difokuskan pada masjid, dan pada tahun ini direncanakan akan dilanjutkan dengan pembangunan Hotel atau Asrama Haji sebagai bagian dari layanan terpadu.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Fasilitas masjid yang belum terakomodasi melalui APBD akan dibangun secara swadaya oleh masyarakat, sementara pemerintah daerah memfokuskan anggaran pada pembangunan Asrama Haji.

“Insya Allah pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah ini dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya paling lambat tahun 2028. Ini adalah contoh pembangunan yang berjalan seiring antara fisik dan spiritual, digerakkan oleh kebersamaan,” pungkasnya.

Tabligh Akbar ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persatuan umat, serta menjadi fondasi spiritual dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang religius, tangguh, dan berdaya saing.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya