liputan08.com BABAKAN MADANG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan menegaskan komitmen memperkuat penanggulangan HIV/AIDS dengan melibatkan dunia usaha, komunitas, akademisi, hingga masyarakat luas demi mencapai target Ending AIDS 2030.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, pada Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Bogor 2025 di Babakan Madang, Rabu (3/12). Acara dihadiri jajaran Pemkab Bogor, Forkopimda, LSM, organisasi pemuda, dan organisasi wanita. Fusia hadir mewakili Bupati Bogor yang berhalangan hadir.
“Tema nasional tahun ini—Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV—merupakan ajakan untuk mempercepat transformasi layanan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ujar Fusia.
Ia menekankan bahwa upaya mengakhiri epidemi HIV tidak dapat dibebankan kepada Dinas Kesehatan saja. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 6,3 juta jiwa, tantangan penanggulangan HIV di Kabupaten Bogor semakin kompleks. Penularan pun kini bergeser, tidak hanya pada kelompok berisiko tinggi, tetapi juga ibu rumah tangga dan anak.
“Masih banyak ODHIV yang belum terdiagnosis. Edukasi dan akses pemeriksaan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Fusia juga menyoroti masalah pasien yang putus berobat dan menegaskan pentingnya layanan HIV yang berkelanjutan, mudah diakses, dan non-diskriminatif. Ia menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan untuk:
Menjamin ketersediaan layanan tes HIV, konseling, dan pengobatan ARV.
Memberikan pelayanan yang ramah dan tanpa stigma.
Mengintegrasikan layanan HIV dengan TB, IMS, kesehatan reproduksi, dan pelayanan ibu hamil.
“Stigma adalah hambatan terbesar. HIV tidak menular melalui kontak biasa. Masyarakat harus memiliki perspektif yang manusiawi terhadap ODHIV,” tegasnya.
Fusia mengajak seluruh pihak menjadikan Peringatan Hari AIDS Sedunia sebagai momentum aksi.
“Mari hadapi perubahan, jaga keberlanjutan layanan HIV, dan wujudkan Kabupaten Bogor bebas stigma menuju Ending AIDS 2030,” tutupnya.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
17 Jul 2026
Antam CSR Siapkan Sumur Bor, Bantu Warga Nanggung Hadapi Krisis Air Bersih
-
09 Mei 2025
Diduga Korupsi Rp 7 Miliar, Eks Dirut PT Pagilaran Ditahan Terkait Proyek Kakao Fiktif UGM
-
13 Des 2024
Melalui Program KAMIS MANIS, Inisiatif Baru Pemkab Bogor untuk Wujudkan Wilayah Kabupaten Bogor Lebih Nyaman
-
11 Feb 2025
JAM-Pidum Setujui 9 Perkara Restorative Justice, Termasuk Kasus Pencurian di Prabumulih
-
07 Mar 2025
Jaksa Agung Siap Kawal Pembangunan Jakarta Bebas Korupsi
-
31 Des 2024
Satgas Pamtas RI-PNG Bagikan Alat Tulis untuk Anak-Anak di Distrik Dataran Beimes
Rekomendasi lainnya
-
17 Jul 2026
TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Kampung Sesor, TNI dan Pemkab Sorong Selatan Percepat Pembangunan Desa
-
06 Jan 2025
Ketua DPRD Bogor Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah
-
15 Des 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Dorong Penanganan Sampah Terintegrasi di Sukaraja–Citeureup
-
15 Apr 2026
Dari Restorative Justice hingga Rule of Algorithm: Munas Persatuan Jaksa Indonesia 2026 Perkuat Peran Strategis Kejaksaan Agung Republik Indonesia
-
08 Jan 2026
Sidang Tipikor Ungkap Akal Licik Tikus Koruptor Migas Pertamina, Negara Jadi Korban
-
14 Sep 2026
Sampah Seminggu Menumpuk di Bogor Asri, Warga Pertanyakan Kepastian Pelayanan






