liputan08.com BOGOR – Dalam rangka memperingati World Tourism Day (Hari Pariwisata Dunia) tahun 2025, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama sekitar 1.000 pelari se-Jabodetabek berpartisipasi dalam kegiatan World Tourism Day (WTD) Run 2025, Minggu (5/10/2025).
Mengusung semangat Tourism and Sustainability, kegiatan ini menegaskan komitmen Kota Bogor sebagai kota pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan dan gaya hidup sehat.
Rute yang dilalui para peserta dimulai dari Balai Kota Bogor, melintasi Istana Kepresidenan Bogor, Museum PETA, Taman Air Mancur, GOR Pajajaran, Bangunan Kelder yang merupakan cagar budaya, Masjid Agung, hingga Alun-Alun Kota Bogor dan Perpustakaan Kota Bogor, sebelum kembali ke titik awal.
Sepanjang lintasan, para pelari menikmati udara sejuk dan panorama alam yang asri di bawah rindangnya pepohonan, mencerminkan karakter Kota Bogor sebagai kota hijau dan ramah lingkungan.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus promosi wisata berbasis olahraga (sport tourism).
“Kegiatan ini bukan hanya menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat, tapi juga memperkuat citra Bogor sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Kami ingin menjadikan kegiatan ini bukan sekadar Calender of Event Kota Bogor, tetapi juga agenda berskala nasional,” ujar Dedie.
Menurutnya, semangat Hari Pariwisata Dunia selaras dengan arah pembangunan Kota Bogor yang menekankan keseimbangan antara aktivitas wisata, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.
Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan yang menggabungkan olahraga dan promosi wisata tersebut.
“Ini sejalan dengan misi KORMI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar terus berolahraga. Kami mendorong agar event seperti ini tidak hanya menjadi agenda lokal, tapi juga masuk kalender nasional,” ungkapnya.
Zaenul menambahkan, kegiatan olahraga rekreatif seperti ini dapat dikolaborasikan dengan sektor lain, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Event Director 106 WTD, Irfan Jafar Sidik, menjelaskan bahwa acara ini terselenggara atas kolaborasi antara KORMI Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Pariwisata, serta berbagai sponsor dan mitra pendukung.
Selain ajang lari, kegiatan ini juga diisi dengan penampilan tari tradisional, bazar kuliner UMKM, promosi perhotelan, dan pameran produk lokal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat semakin menggelorakan pariwisata Kota Bogor, hingga benar-benar dikenal secara nasional dan internasional,” ujar Irfan.
Ia memastikan, kegiatan serupa akan terus dilanjutkan dengan konsep dan kemasan yang lebih kreatif serta promosi yang lebih luas di tahun-tahun mendatang.
Tags: Dedie A Rachim, Hari Pariwisata Dunia 2025
Baca Juga
-
13 Feb 2025
KH Achmad Yaudin Sogir: Malam Nisfu Syaban, Momentum Muhasabah dan Perbaikan Diri
-
26 Apr 2025
17.428 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Siap Berdiri di Garda Terdepan untuk Negeri
-
02 Jan 2025
Ipeck Pimpin PASI Kabupaten Bogor KH Achmad Yaudin Sogir Berikan Dukungan Penuh
-
01 Jan 2026
Tinjau Pos Pam Pancakarsa, Bupati Bogor Pastikan Pengamanan Tahun Baru Siap
-
12 Agu 2025
Bupati Bogor Apresiasi FPTI Kabupaten Bogor Berhasil Kibarkan Bendera Merah Putih Terbesar di Tebing Lidah Jegger
-
04 Mei 2026
KH AY Sogir Ucapkan Selamat, Pelantikan Pengurus KONI Bogor 2026 Jadi Momentum Pembenahan Olahraga
Rekomendasi lainnya
-
11 Jan 2026
Sarang Tikus Koruptor Chromebook Dibongkar di Pengadilan Tipikor: Eksepsi Terdakwa Dinilai Masuk Pokok Perkara
-
09 Sep 2026
Tim Nakes Siaga di Posko Cimangir Tangani Dampak Kebakaran Galuga
-
10 Nov 2025
Bupati dan Wali Kota Bogor Tanam Pohon di Istana Kepresidenan, Semarakkan Hari Pahlawan 2025
-
10 Agu 2025
DPO Sejak 2021, Terpidana Kecelakaan Lalu Lintas Jhoni Engglani Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumsel di Palembang
-
22 Mar 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Apresiasi LKPJ 2024 yang Disampaikan Bupati Rudy Susmanto
-
04 Nov 2024
JAM-Pidum Setujui 16 Kasus Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Termasuk Kasus Penadahan di Subang





