Liputan08.com — Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis (Direktorat IV) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung RI menggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS). Acara ini berlangsung selama dua hari, dari 25 hingga 26 Juni 2025, di Hotel Gran Mahakam, Jakarta.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat peran Intelijen Kejaksaan dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengamanan proyek strategis agar terhindar dari berbagai bentuk Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT).

Plt. Direktur IV JAM Intel, Irene Putrie, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengamanan pembangunan strategis demi menjamin keberhasilan program prioritas nasional yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan pelaksanaan PPS sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing bangsa. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi penting dalam meningkatkan kapasitas SDM yang menjadi ujung tombak pelaksanaan PPS,” ujar Irene.
Lebih lanjut, Irene menjelaskan bahwa pelaksanaan PPS mengacu pada Pedoman Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023 serta petunjuk teknis dari JAM Intel. Ruang lingkupnya meliputi proyek vital seperti infrastruktur, energi, telekomunikasi, hingga kawasan industri dan ekonomi khusus.
Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai tantangan, seperti belum optimalnya koordinasi antar bidang dan perubahan regulasi, termasuk penyesuaian terhadap Perpres 46 Tahun 2025 tentang pengadaan barang dan jasa. Di sinilah pelatihan ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan peningkatan pemahaman teknis dan analitis bagi para pelaksana PPS.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber kompeten, antara lain:
Feri Wibisono, S.H., LL.M. (Mantan Wakil Jaksa Agung RI) yang menyampaikan materi tentang penerapan Business Judgement Rule (BJR) dan diskresi pejabat publik;
Prihatin, S.H., M.H., Koordinator I pada JAM Datun, membahas sinergi antara Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Intelijen dalam mendukung PPS;
Setya Budi Arijanta, S.H., M.Kn., Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah, memaparkan prinsip-prinsip pengadaan dan tantangan hukum akibat perubahan regulasi;
Irene Putrie, S.H., M.Hum., juga memaparkan materi tentang Aplikasi Monitoring Data Proyek Strategis (MODIS) serta rencana pembaruan Petunjuk Teknis PPS.
“Semoga kegiatan ini semakin memperkuat peran Intelijen Kejaksaan dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan pembangunan nasional,” tutup Irene dalam pernyataannya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan efektivitas pengamanan proyek strategis nasional yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Tags: Jaga Proyek Strategis Nasional, JAM Intel Gelar Pelatihan Tingkatkan Kapasitas SDM
Baca Juga
-
16 Jan 2025
Kota Tangerang Luncurkan Layanan PBG 10 Jam, Dukung Investasi dan Kemudahan Berusaha
-
12 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa 7 Saksi dalam Skandal Impor Gula 2015-2016
-
25 Okt 2024
Mahmoud Abbas Desak Penghentian Serangan Israel di KTT BRICS Seruan Keadilan Bagi Palestina
-
05 Mar 2026
KH Achmad Yaudin Sogir: Bupati Rudy Susmanto Pemimpin Muda Enerjik Penuh Ide untuk Kabupaten Bogor
-
15 Des 2025
DWP Kabupaten Bogor Salurkan Stimulan Pendidikan untuk Anak ASN Golongan I dan II
-
13 Feb 2026
Ketua DPRD Sastra Wainara Apresiasi Pelantikan 24 Pejabat oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto
Rekomendasi lainnya
-
08 Jul 2025
Rudy Susmanto Pastikan Koperasi Merah Putih Siap Diluncurkan, Bogor Jadi Percontohan Nasional
-
23 Jan 2025
TNI Satgas Yonif 641/Bru Bangun Kedekatan dengan Warga Walesi, Bawa Dampak Positif di Papua
-
10 Feb 2025
Prajurit Yonif 323/Buaya Putih Kostrad Berbagi Makanan di Kampung Kago, Warga Sambut Hangat
-
05 Jun 2025
Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkoba, Panglima TNI Anugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk 16 Prajurit TNI AL
-
06 Mar 2026
Sekda Ajat Rochmat Jatnika Ajak Warga Bogor Ikuti Shalat Idul Fitri Bersama di Stadion Pakansari
-
12 Jul 2025
Tumbuhkan Nasionalisme, Yonkav 3/AC Ajak Anak Yatim Nobar Film “BELIEVE” di Malang




