Liputan08.com Kabupaten Bogor – Anggaran publikasi kinerja dinas di Kabupaten Bogor menuai kritik tajam. Meski alokasi dana untuk rapat dinas di hotel atau vila mewah di kawasan Puncak mencapai puluhan bahkan sampai ratusan juta rupiah, dana yang dialokasikan untuk publikasi kinerja dinas justru sangat minim. Hal ini menjadi perhatian khusus dari berbagai pihak, termasuk media dan tokoh masyarakat, yang mempertanyakan transparansi kinerja pemerintah daerah.
Weweng Suherman, Pimpinan Redaksi Liputan08.com, menyayangkan rendahnya anggaran untuk publikasi kinerja dinas, yang dianggap sangat penting untuk memenuhi hak masyarakat dalam mengakses informasi sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Media berperan penting dalam membangun bangsa, terutama dalam memastikan transparansi informasi publik. Sangat disayangkan, anggaran publikasi kinerja dinas di Kabupaten Bogor sangat minim. Sebagai contoh, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) hanya menganggarkan Rp10 juta dalam satu tahun. Sementara itu, untuk membahas anggaran atau kegiatan lain, dinas sering menyewa hotel dengan alokasi hingga ratusan juta rupiah. Padahal yang dibutuhkan masyarakat adalah informasi mengenai apa saja yang telah mereka kerjakan,” ungkap Weweng 11 Desember 2024.

Minimnya anggaran publikasi juga diakui oleh pegawai Dinas UMKM Kabupaten Bogor, Arip Kurnia. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa tahun ini Dinas UMKM hanya menganggarkan Rp10 juta untuk publikasi kinerja, yang dibagikan kepada enam media.
“Kami hanya bisa menganggarkan Rp10 juta untuk publikasi kinerja selama tahun ini. Dana tersebut dialokasikan untuk enam media, dengan rincian Rp1 juta untuk media online dan Rp3 juta untuk media cetak, setelah dipotong pajak. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih besar,” ujar Arip ,10 Desember 2024.
Namun, alokasi anggaran yang minim ini mendapat sorotan tajam dari Ketua Umum Front Revolusi Rakyat Anti Korupsi (FRRAK), Duel Symson. Ia mempertanyakan prioritas anggaran dinas yang cenderung lebih besar untuk rapat di lokasi mewah dibandingkan dengan publikasi kinerja yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sesuai dengan amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, masyarakat berhak mengetahui apa saja yang telah dikerjakan oleh dinas-dinas di Kabupaten Bogor. Yang sering saya lihat, mereka sering menggelar rapat di hotel atau vila di Puncak dengan anggaran yang besar, namun untuk publikasi kinerja hanya dianggarkan sedikit. Padahal, publikasi melalui media sangat penting sebagai bentuk kontrol sosial. Saya berharap alokasi anggaran untuk media dapat ditingkatkan, sehingga transparansi kerja pemerintah lebih terjamin,” tegas Duel.

Minimnya anggaran untuk publikasi ini dinilai bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik yang diatur dalam Undang-Undang KIP. Selain itu, publikasi yang memadai dianggap mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengawasi dan memberikan masukan terkait program-program yang dijalankan pemerintah daerah.
Ke depan, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dapat memperbaiki alokasi anggaran ini, sehingga publikasi kinerja dinas tidak lagi terabaikan, dan transparansi kerja pemerintah dapat terwujud secara nyata.
Tags: Minimnya Anggaran Publikasi Kinerja Dinas Kabupaten Bogor Dipertanyakan, Uang Ratusan Juta untuk Rapat di Hotel Justru Jadi Sorotan
Baca Juga
-
09 Jan 2026
Jurnalis di Ambang Kriminalisasi: KUHP Baru Membuka Jalan Represi atas Nama Hukum
-
31 Jan 2026
Sekda Bogor Dorong Peningkatan Kualitas SDM dan Layanan BPBD di Usia ke-11
-
24 Mei 2025
Pemkab Bogor Sidak dan Segel Industri Pencemar Lingkungan di Wilayah Timur
-
23 Okt 2024
Israel Dituduh Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata di Gaza
-
25 Feb 2025
Tujuh Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp193,7 Triliun
-
12 Sep 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Area Tambang Emas PT Aneka Tambang (Antam) di Kecamatan Nanggung, Dorong Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan
Rekomendasi lainnya
-
02 Mei 2025
Tangis Warga Kalumbayan Induk Setelah Banjir Bandang Tolong Kami!
-
08 Mei 2025
Tiga Tersangka Kasus Suap Dinas PUPR Banyuasin Diserahkan ke Jaksa, Termasuk Kadis dan Kabag Humas DPRD Sumsel
-
08 Feb 2025
Polda Banten Bongkar Jaringan Tambang Emas Ilegal di Lebak, 10 Pelaku Diciduk!
-
23 Apr 2025
Ngeri, Korupsi Menjalar Sampai Istri hingga Sopir Kejagung Periksa 10 Saksi Skandal Suap PN Jakpus
-
15 Jun 2025
PWI Jabar Kukuhkan 13 Plt Pengurus Kabupaten/Kota, Tegaskan Komitmen Satu Suara Dukung Kepemimpinan Pusat
-
19 Okt 2025
Dua Siswi MAN 1 Bogor Raih Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat BNN Cup 6




