Breaking News

Bupati Rudy Susmanto Dorong Pelestarian Budaya Sunda melalui Pasanggiri Tari Jaipong Rampak 2026

liputan08.com CIBINONG Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong pelestarian seni dan budaya Sunda melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda. Salah satunya melalui penyelenggaraan Pasanggiri Tari Jaipong Rampak dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bogor, di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang didukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tersebut menjadi wadah bagi para seniman, sanggar tari, dan generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni tradisional Sunda.

Pelestarian kebudayaan dinilai penting untuk menjaga identitas dan jati diri masyarakat. Seni budaya tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga harus terus dikembangkan dan diwariskan kepada generasi penerus.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, mengatakan, Pasanggiri Tari Jaipong Rampak merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kebudayaan kepada generasi mendatang.

Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum pertama bagi Kabupaten Bogor untuk turut merayakan Hari Kebudayaan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan para pelaku seni budaya.

“Melalui kegiatan Pasanggiri Tari Jaipong Rampak ini, kita ingin memberikan ruang bagi para seniman, sanggar tari, serta generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan kemampuan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya Sunda, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujar Titi.

Ia mengapresiasi seluruh peserta dan sanggar tari yang telah berpartisipasi serta mempersiapkan penampilan terbaik. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pengembangan bakat, dan pembentukan karakter generasi muda.

“Kepada seluruh peserta, khususnya anak-anak dan generasi muda, saya berpesan agar terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan jangan pernah malu untuk mencintai serta menampilkan seni budaya daerah,” tuturnya.

Titi menegaskan, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat bersama dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari arahan dan dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dalam mendorong pelestarian kebudayaan melalui kolaborasi perangkat daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Melalui Pasanggiri Tari Jaipong Rampak 2026, Pemkab Bogor berharap seni tari tradisional, khususnya Jaipong, semakin dikenal, diminati, dan berkembang di tengah masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menjaga kekayaan budaya Sunda serta memperkuat identitas masyarakat Kabupaten Bogor di tengah perkembangan zaman.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya