Breaking News

Antam UBPE Pongkor Dukung Sekolah Advokasi Karang Taruna Nanggung, Siapkan Pemuda Kritis dan Berdaya Saing

liputan08.com BOGOR – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor mendukung pengembangan kapasitas generasi muda melalui kegiatan Sekolah Advokasi Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Program ini menjadi ruang pembelajaran bagi pemuda untuk memahami persoalan sosial sekaligus meningkatkan keberanian menyampaikan aspirasi secara kritis, konstruktif, dan solutif.

Kegiatan bertema “Membangun Pemuda yang Kritis, Konstruktif, dan Solutif”* tersebut digelar di Aula GOR Kantor Kecamatan Nanggung, Sabtu (10/10/2026), dengan melibatkan puluhan pelajar dan pemuda.

Sekolah Advokasi ini berfokus pada tiga bidang penting dalam kehidupan masyarakat, yakni pendidikan, kesehatan, dan hukum. Melalui pembekalan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami persoalan di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu mencari solusi dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Nanggung bersama CSR Manager PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuafi, mengatakan Sekolah Advokasi merupakan bentuk kolaborasi antara Karang Taruna Kecamatan Nanggung dan Karang Taruna Kabupaten Bogor untuk memperluas ruang belajar serta meningkatkan kapasitas generasi muda.

“Program ini kami hadirkan untuk mewadahi generasi muda, karena tantangan yang dihadapi saat ini semakin besar. Mulai dari kenakalan remaja, kekerasan, hingga persoalan hukum, pendidikan, dan kesehatan. Pemuda harus memiliki pengetahuan dan keberanian untuk merespons berbagai persoalan tersebut,” ujar Hamdan.

Pria yang akrab disapa Bung Tole itu menegaskan, Karang Taruna Kecamatan Nanggung berkomitmen untuk terus mengembangkan minat, bakat, dan potensi pemuda melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kemajuan wilayah. Karena itu, pemuda perlu membangun kepedulian sosial, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta berani terlibat dalam menyelesaikan persoalan di lingkungannya.

“Kami berkomitmen dan konsisten untuk terus menyuarakan serta mengembangkan minat, bakat, dan potensi yang ada di Kecamatan Nanggung melalui sumber daya yang dimiliki,” katanya.

Hamdan juga mengajak para peserta agar tidak bersikap apatis terhadap persoalan masyarakat. Ia menilai, perubahan membutuhkan keterlibatan generasi muda yang memiliki kepedulian dan kemauan untuk bertindak.

“Kita adalah generasi perubahan. Masa depan Kecamatan Nanggung ada di genggaman para pemuda. Kita harus peduli terhadap lingkungan, terhadap diri sendiri, dan terhadap orang-orang di sekitar kita. Kalau bukan oleh pemuda, mau sama siapa lagi?” tuturnya.

### Antam Buka Peluang Kolaborasi untuk Pemuda

Sementara itu, CSR Manager PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, mengapresiasi inisiatif Karang Taruna Nanggung dalam menyelenggarakan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Arif, pembinaan pemuda menjadi investasi penting bagi masa depan daerah. Generasi muda yang dipersiapkan sejak dini diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan dan menghadapi tantangan dunia kerja.

“Kegiatan hari ini tepat sekali dilakukan untuk menyiapkan generasi yang akan datang. Mungkin lima atau sepuluh tahun ke depan, adik-adik yang berdiri di sini akan menggantikan kami,” ujar Arif.

Ia juga menyampaikan bahwa PT Antam telah memprioritaskan warga Kecamatan Nanggung dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja perusahaan. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia lokal menjadi hal penting agar masyarakat memiliki kesiapan menghadapi peluang kerja.

“Tenaga kerja perusahaan kami dari PT Antam sudah memprioritaskan warga Kecamatan Nanggung,” katanya.

Arif mendorong Karang Taruna agar terus membangun komunikasi dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan. Menurutnya, kolaborasi dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pemuda untuk memperoleh pengetahuan, pelatihan, dan akses terhadap program pengembangan kapasitas.

“Bila perlu Karang Taruna datang ke Antam, pintu kami terbuka. Apalagi untuk program-program pengembangan pemuda,” tegasnya.

Selain pengembangan sumber daya manusia, Arif menyebut PT Antam UBPE Pongkor membuka peluang kolaborasi dengan Karang Taruna melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau *Corporate Social Responsibility* (CSR), khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Ia menjelaskan, Antam setiap tahun menyediakan program beasiswa, termasuk melalui program pendidikan yang disebutnya terkait dengan PIP Bandung dan Bukit Asam. Peluang tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk meningkatkan akses pendidikan dan mengembangkan kompetensi.

“Kami berharap program CSR ke depan bisa berkolaborasi dengan Karang Taruna, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Setiap tahun Antam selalu menyediakan beasiswa, ada yang ke PIP Bandung maupun ke Bukit Asam,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, Arif juga mengajak Karang Taruna membangun kerja sama melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Terkait kesehatan, kami pun memiliki fasilitas kesehatan. Kapan pun kita melakukan bakti sosial kesehatan, ayo kita berkolaborasi bersama-sama,” ungkapnya.

Ia menegaskan, komunikasi dan keterbukaan terhadap berbagai mitra menjadi faktor penting agar program pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak pemuda dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Karang Taruna jangan menutup diri, tetapi harus membuka akses dan hubungan kolaborasi untuk kemajuan pemuda Nanggung,” ujarnya.

Arif turut mengapresiasi konsistensi Karang Taruna Kecamatan Nanggung dalam menghadirkan kegiatan positif. Ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan dengan tema dan bentuk kegiatan yang beragam sesuai kebutuhan masyarakat.

“Saya cukup bangga dengan Karang Taruna Kecamatan Nanggung, kegiatannya selalu eksis. Mudah-mudahan ke depan Karang Taruna Nanggung semakin banyak kegiatan yang bervariasi,” pungkasnya.

Melalui Sekolah Advokasi, Karang Taruna Nanggung diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya kritis dalam melihat persoalan, tetapi juga mampu menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Dukungan Antam dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut, terutama dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kesadaran kesehatan, memahami persoalan hukum, serta mempersiapkan pemuda lokal agar lebih berdaya saing.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya