Liputan08.com, CIBINONG — Pengajian rutin Jurnalis Alqalam kembali digelar secara istiqamah pada Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Portal Cibinong, Kabupaten Bogor, tersebut diisi dengan tausiah oleh KH Achmad Yaudin Sogir, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Wakil Ketua Komisi 1.
Pengajian tersebut diikuti para jurnalis dan wartawan dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. Selain hadir secara langsung, kegiatan juga dilanjutkan secara daring sehingga dapat diikuti oleh wartawan dari berbagai daerah.
Dalam tausiyahnya, KH Achmad Yaudin Sogir menyampaikan pesan keras mengenai bahaya korupsi dan perbuatan mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.
Menurutnya, korupsi tidak boleh dipandang semata-mata sebagai persoalan hukum atau kerugian negara. Lebih jauh, perbuatan tersebut menyangkut persoalan moral, amanah, serta keberkahan kehidupan orang yang menikmati hasil dari harta yang diperoleh dengan cara tidak halal.
“Korupsi bukan hanya merugikan negara. Tetapi yang lebih berat adalah ketika hasil dari perbuatan itu dibawa pulang ke rumah, diberikan kepada keluarga, orang tua, istri dan anak. Kalau sumbernya tidak halal, maka persoalannya bukan sekadar angka dan kerugian negara, tetapi menyangkut keberkahan hidup,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.
Ia mengingatkan bahwa harta yang diperoleh dengan cara yang tidak benar pada akhirnya dapat menjadi beban moral dan pertanggungjawaban bagi pelakunya.
Menurutnya, seseorang mungkin dapat menikmati kemewahan untuk sementara waktu dari hasil yang diperoleh secara tidak halal. Namun, kekayaan tersebut belum tentu menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan.
“Jangan merasa bahwa ketika uang sudah masuk ke rumah maka persoalan selesai. Ada pertanggungjawaban di hadapan Allah. Apa yang dimakan, apa yang diberikan kepada anak dan keluarga, semuanya harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dampak perbuatan buruk tidak berhenti pada pelaku. Ketika harta yang bermasalah digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, maka persoalan keberkahan kehidupan keluarga tersebut ikut menjadi perhatian.
Karena itu, ia mengajak para jurnalis untuk terus menjaga integritas, terutama karena profesi wartawan memiliki tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Jurnalis, kata dia, harus mampu menjaga independensi, tidak mudah tergoda kepentingan materi, serta menjadikan profesinya sebagai bagian dari upaya menyampaikan kebenaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jangan sampai profesi yang seharusnya menjadi jalan menyampaikan kebenaran justru dikalahkan oleh kepentingan materi. Amanah harus dijaga. Kejujuran harus menjadi pegangan,” pesannya.
Pengajian rutin Jurnalis Alqalam tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan spiritual bagi insan pers. Kegiatan tidak hanya membahas persoalan keagamaan, tetapi juga mengingatkan pentingnya etika, integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Pesan utama yang disampaikan dalam tausiah tersebut adalah bahwa keberhasilan hidup tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta yang dimiliki.
Harta yang melimpah tetapi diperoleh dengan cara yang tidak halal, menurut pesan tausiah tersebut, justru dapat menjadi sumber kegelisahan dan pertanggungjawaban di kemudian hari.
Karena itu, para jurnalis diajak untuk terus menjaga amanah, mencari rezeki dengan cara yang halal, serta menjadikan profesi sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat.
Pengajian kemudian dilanjutkan secara daring dan diikuti wartawan dari sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut diharapkan terus berlangsung secara istiqamah sebagai ruang pembinaan spiritual dan moral bagi insan pers.
Tags: KH Achmad Yaudin Sogir, Korupsi
Baca Juga
-
23 Nov 2024
Wartawan Jadi Korban Kekerasan di Depan Kantor PWI Bekasi Raya
-
14 Jan 2025
Kejaksaan RI Perkuat Transformasi dan Sinergi untuk Pemulihan Ekonomi dan Pemberantasan Korupsi
-
12 Feb 2025
Pemkab Bogor Dukung Penuh HPN Ke-79: Pers Pilar Demokrasi dan Pembangunan
-
25 Jul 2025
Teguhkan Sinergi Demi NKRI, Bupati Bogor dan Resimen 1 Brimob Kedung Halang Perkuat Kolaborasi Keamanan Daerah
-
19 Des 2024
Crew 8 Resmi Dideklarasikan Siap Percepat Target Swasembada Pangan Pemerintahan Presiden Prabowo
-
12 Sep 2025
Bupati Bogor Serukan ASN Hidup Sederhana dan Tidak Pamer Kekayaan: Wujud Empati dan Teladan bagi Masyarakat
Rekomendasi lainnya
-
10 Agu 2026
Bupati Rudy Tegaskan Kerja Nyata untuk Percepat Pembangunan Bogor
-
11 Des 2024
Pemkab Bogor Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa 2024, Fokus pada Transformasi Tata Kelola yang Transparan
-
01 Jan 2025
Jumlah Pelanggaran Polisi di Polda Metro Jaya Meningkat pada 2024,53 Personel Dipecat
-
15 Mar 2026
KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam OTT, Diduga Terkait Setoran Proyek di Lingkungan Pemkab
-
25 Sep 2026
Cabor Para Renang Targetkan Sumbang Medali Emas di Peparda Jabar VII
-
08 Apr 2025
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Meunasah Seorang Sekdes di Bener Meriah Diduga Meninggal karena Serangan Jantung






