liputan08.com SENTUL, Bogor — Aksi pencurian kembali menghebohkan warga Desa Sentul RT 05/01, Gang Parabola, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Dua remaja laki-laki yang diduga masih berusia belasan tahun nekat berusaha membobol sebuah rumah warga pada Jumat (21/11/2025) dinihari sekitar pukul 02.30 WIB . Beruntung, aksi tersebut dipergoki penghuni rumah sehingga kedua pelaku langsung kabur meninggalkan sejumlah barang yang mereka bawa.
Menurut saksi yang juga pemilik rumah, kedua pelaku tampak naik ke lantai dua dengan sangat hati-hati sambil memanfaatkan pantulan cahaya dari pintu rumah untuk mengintip kondisi di dalam.
“Jam dua dini hari ada dua orang naik ke lantai dua, kelihatan dari pantulan cahaya pintu. Mereka bolak-balik seperti cari cara mau masuk. Begitu mereka lihat ada kami, langsung kabur lewat arah sirkuit gokart,” ujar korban.
Salah satu pelaku disebut mengenakan masker. Saat panik dan melarikan diri, keduanya meninggalkan sandal merek Ando, sebuah obeng, serta tangga yang digunakan untuk memanjat ke lantai dua rumah tersebut.
Korban mengungkapkan bahwa insiden ini bukanlah yang pertama terjadi. Pada kejadian sebelumnya, pelaku berhasil masuk dan membawa kabur sejumlah uang serta isi tas. Bahkan, satu malam sebelum kejadian ini, seorang warga sekitar mengaku kehilangan telepon genggam.
“Ini sudah kejadian kedua. Yang pertama pelakunya kabur membawa uang dan isi tas. Malam kemarin tetangga kehilangan HP. Sepertinya pelakunya sama, sering ada anak muda begadang dari jam 11 malam sampai subuh,” jelas korban.
Warga juga menemukan sebuah tangga yang diduga disiapkan pelaku untuk memanjat ke lantai dua dari arah belakang rumah, menandakan aksi tersebut sudah direncanakan.
Menanggapi keresahan warga, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, meminta aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan serius dan memperketat patroli keamanan di wilayah Sentul dan Babakan Madang.
“Aparat penegak hukum harus segera mengusut kasus ini. Keamanan warga adalah prioritas, dan kejadian berulang seperti ini tidak boleh dibiarkan. Kami mendorong kepolisian untuk meningkatkan patroli dan memastikan ketertiban di lingkungan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta memperkuat keamanan lingkungan melalui ronda atau sistem kesiapsiagaan berbasis warga.
“Kami minta warga tetap tenang, namun tetap waspada. Keamanan bukan hanya dari aparat, tetapi juga dari kebersamaan masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Barang yang Ditinggalkan Pelaku:
1 pasang sandal merek Ando.
1 buah obeng diduga digunakan untuk. mencongkel kunci pintu lantai dua.
1 unit tangga yang dipakai pelaku untuk naik dari belakang rumah.
(Zakar)
Tags: Pencurian
Baca Juga
-
17 Okt 2024
Reda Manthovani Terima Penghargaan Tokoh Pejuang Hak-Hak Disabilitas di Detikcom Awards 2024
-
07 Mar 2025
Kasiops Korem 161/WS Tinjau Pos Haumeniana, Perkuat Kesiapan dan Sinergi di Perbatasan
-
09 Apr 2025
Desri Nago Lapor ke Polda Sumsel Terkait Berita Hoax, Siap Lanjutkan Proses Hukum
-
08 Mei 2025
Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Korupsi Satelit Orbit 123° BT di Kementerian Pertahanan, Negara Rugi USD 21,3 Juta
-
03 Jul 2025
Kejagung Habisi Pelarian DPO Narkotika Ryan Mokoginta, Ditangkap di Papua Setelah Kabur 4 Tahun
-
08 Apr 2025
KEJAKSAAN AGUNG PERIKSA ISTRI DAN ANAK TERSANGKA HL TERKAIT KASUS KORUPSI TATA NIAGA TIMAH
Rekomendasi lainnya
-
25 Nov 2024
PMPH dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Adakan Penyuluhan Bahaya Judi Online di SMAN 81 Jakarta
-
28 Mar 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Ramadhan Bulan Pengampunan dan Kembali ke Fitrah
-
23 Nov 2024
Universitas Bhayangkara melakukan Penyuluhan Hukum Upaya Penanggulangan Judi Online di Kalangan Remaja bertempat di SMAN 81 Jakarta
-
28 Sep 2025
Sekda Kabupaten Bogor Hadiri Dishub Fest, Dorong Penguatan Transportasi Publik Ramah Lingkungan
-
27 Jul 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Perizinan Cepat Kunci Tingkatkan PAD di Tengah Defisit Rp3 Triliun
-
17 Jan 2025
LAPPOR Desak Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Sultra, BPK Sebut Temuan Rp115 Juta dan Sisa Rp2 Miliar Belum Dikembalikan






