liputan08.com BOGOR – Sebanyak 196 kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Bogor resmi dilantik dalam kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Tim Pembina Posyandu Tingkat Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bogor, yang digelar di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (13/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memperkuat transformasi Posyandu menuju Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketertiban dan perlindungan masyarakat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Bogor, Yantie Rachim, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh kader yang baru dilantik.
“Selamat kepada seluruh Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Kelurahan yang baru dilantik. Semoga amanah ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah masing-masing,” ujar Yantie.
Menurutnya, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menjadi dasar transformasi Posyandu ke arah Posyandu 6 SPM.
“Transformasi ini menuntut kolaborasi lintas sektor agar Posyandu menjadi pusat pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan berdampak luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Yantie menuturkan, Tim Pembina Posyandu tingkat kota telah lebih dulu dikukuhkan pada 22 September 2025. Pelantikan di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi langkah penting memperkuat sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat dalam menjalankan program Posyandu.
“Pengukuhan Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan dan kelurahan ini merupakan wujud nyata kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan Posyandu 6 SPM di Kota Bogor,” katanya.
Lebih lanjut, Yantie menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader serta optimalisasi pencatatan layanan sebagai bagian dari sistem evaluasi berkelanjutan. Ia juga mengingatkan agar semangat gotong royong terus dijaga.
“Layani masyarakat sebaik mungkin. Pastikan setiap pelayanan dan pencatatan Posyandu dilakukan secara tertib dan terlaporkan dengan baik. Dengan kerja sama yang kuat, kita bisa wujudkan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Tags: Posyandu
Baca Juga
-
27 Feb 2026
Ketua DPRD Sastra Winara: Mutasi 21 Pejabat Langkah Strategis Perkuat Birokrasi Bogor
-
08 Feb 2025
Mensos Saifullah Yusuf dan Pj. Bupati Bogor Bahas Solusi Masalah Sosial Targetkan Kemiskinan Nol Persen di 2026
-
18 Jun 2025
PWI DIY Dukung Pengajuan Hari Kebudayaan Nasional Upaya Memperkuat Jati Diri dan Diplomasi Budaya Bangsa
-
11 Des 2025
Dana BOS Diduga Tidak Transparan, Akademisi dan Aktivis Minta Penyaluran Dibekukan dan Diaudit Total
-
02 Jun 2025
Bupati Bogor Temui Menteri LHK, Bahas Pengelolaan Sampah TPA Galuga dan Penataan Kawasan Puncak
-
16 Sep 2025
Pemkab Bogor Ajak PEPABRI dan FKPPI Terus Aktif Dukung Pembangunan Daerah
Rekomendasi lainnya
-
26 Des 2025
Refleksi Akhir Tahun 2025, Bupati Bogor Doa Bersama dan Santuni 1.200 Yatim-Lansia
-
03 Mar 2025
Tanggap Darurat, Bupati Bogor Rudy Susmanto Gandeng BNPB Percepat Penanganan Bencana
-
22 Feb 2025
Seleksi Anggota Dewan Pers 2025-2028 Diwarnai Kontroversi, Pencalonan Dahlan Iskan dan Sayid Iskandarsyah Menuai Pro-Kontra
-
05 Nov 2024
Pemkab Bogor Dorong Penyiar Radio Berinovasi Hadapi Era Digital
-
10 Jan 2025
Kodim 0808 Blitar Dorong Minat Belajar Matematika Melalui Metode Gasing
-
27 Nov 2024
KPU Kabupaten Bogor dan Pj Gubernur Jabar Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak dan Kelebihan Jelang Pilkada Serentak 2024




