Liputan08.com – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali menunjukkan komitmen dan kinerja luar biasa dalam memberantas peredaran narkotika di Tanah Air. Baru-baru ini, BNN RI berhasil mengungkap dan menangkap jaringan pengedar narkotika dengan barang bukti berupa sabu seberat 2 ton penangkapan terbesar dalam sejarah Indonesia.
Keberhasilan besar ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Direktur KitaNusantara, Try Rahman Yusuf, yang secara khusus memberikan penghargaan kepada BNN RI atas keberhasilan tersebut.
“Ini adalah kado berharga dalam upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi kinerja BNN RI di bawah kepemimpinan Bapak Komjen Pol. Drs. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. Penangkapan ini membuktikan bahwa BNN RI selalu sigap dan responsif dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang,” ujar Try, Bogor (01/06/2025).
Operasi besar tersebut bukan hanya berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah masif, namun juga menangkap para pelaku yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika. Hal ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, serta strategi matang BNN RI dalam memerangi kejahatan narkotika yang semakin meresahkan masyarakat.
Sebelumnya, pada awal tahun 2025, BNN RI juga mencatatkan sejumlah keberhasilan dalam pengungkapan kasus narkotika. Beberapa di antaranya adalah:
* Penggagalan penyelundupan sabu seberat 25.313 gram di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Januari 2025).
* Pengungkapan peredaran sabu sebanyak 15.000 gram di Kabupaten Musi Banyuasin (Januari 2025).
* Pengamanan puluhan kilogram narkotika lainnya, seperti ganja, THC, hasis, dan ekstasi dalam sejumlah operasi terpisah.
Try Rahman Yusuf menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa perang terhadap narkotika adalah tanggung jawab bersama.
“Penangkapan ini merupakan langkah maju yang patut dibanggakan. Kami berharap BNN RI terus konsisten dan meningkatkan upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba),” tegasnya.
Semoga BNN RI senantiasa bekerja tanpa lelah dalam memutus mata rantai peredaran narkotika demi menyelamatkan generasi bangsa dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.
Baca Juga
-
15 Mei 2025
Presiden Prabowo Sambut PM Australia Anthony Albanese, Tegaskan Persahabatan Abadi Indonesia-Australia
-
13 Des 2024
Sat Resnarkoba Polresta Banyumas Tangkap Dua Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 19,75 Gram
-
06 Des 2024
BNN RI Ungkap 15 Kasus Peredaran Narkotika Menjelang Akhir 2024
-
10 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Jadikan Survei Kepuasan Publik Dasar Perencanaan Pembangunan
-
31 Des 2024
Mutasi Jabatan Akhir Tahun 2024 di Polda Jateng, Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Tahun 2025
-
23 Des 2025
Jurnalis Senior Dinilai Layak Pimpin DKM Masjid Nurul Wathon, Danang Donoroso Dapat Dukungan Media dan DPRD
Rekomendasi lainnya
-
01 Jan 2025
Satgas Yonif 642/Kps Gelar Layanan Kesehatan Keliling di Kampung Warwasih, Papua Barat
-
06 Feb 2025
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional untuk Berantas PenyelundupanRp 4,1 Triliun Barang Ilegal Digagalkan
-
17 Des 2025
Bupati Bogor Resmikan Pos Damkar Sentul City, Respons Darurat Dipercepat
-
23 Apr 2025
Bupati Rudy Susmanto Tinjau SDN Terbakar dan Makam Garisul Fokus Bangun Kembali Sekolah dan Lestarikan Budaya Lokal
-
10 Nov 2025
Bupati dan Wali Kota Bogor Tanam Pohon di Istana Kepresidenan, Semarakkan Hari Pahlawan 2025
-
08 Jan 2025
Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 15/DBY Perketat Pengawasan Jalur Perbatasan






