liputan08.com Rabat – Dinamika politik Kerajaan Maroko memasuki babak baru yang sarat makna. Berdasarkan rilis resmi dari Istana Kerajaan di Rabat pada Rabu, 14 Oktober 2026, Yang Mulia King Mohammed VI menerima Fatima Ezzahra El Mansouri, Kepala Pemerintahan yang ditugaskan membentuk pemerintahan baru di Istana Kerajaan Rabat.
Dalam audiensi penting tersebut, Fatima Ezzahra El Mansouri menyampaikan laporan langsung kepada King Mohammed VI mengenai berbagai tahapan proses pembentukan kabinet pemerintahan baru yang telah dicapai sejauh ini. Menanggapi laporan tersebut, Raja Maroko menyampaikan doa dan harapan terbaik agar misi mulia tersebut berjalan lancar dan diberikan kesuksesan.
Baginda King Mohammed VI juga menekankan bahwa fase mendatang menuntut keterlibatan yang komprehensif serta aksi pemerintahan yang serius dan bertanggung jawab, mengingat besarnya tantangan, isu, dan harapan masyarakat di berbagai bidang. Pertemuan konstitusional ini mencerminkan pelaksanaan kewenangan kedaulatan Raja untuk memastikan berfungsinya institusi-institusi negara secara optimal.
Berikut adalah release asli yang diterima redaksi dari Istana Kerajaan Maroko yang berisi pernyataan resmi pihak Istana Raja.
_Statement by the Royal Office Rabat,_
_14/10/2026_
_Here follows a statement by the Royal Office:_
_”His Majesty King Mohammed VI, may God assist Him, received Fatima Ezzahra El Mansouri, Head of Government tasked with forming the new government, on Wednesday, October 14, 2026, at the Royal Palace in Rabat._
_During this Audience, the Head of Government briefed his Majesty King Mohammed VI, may God glorify Him, on various stages of the government formation process achieved thus far._
_On this occasion, His Majesty the King, may God preserve Him, expressed to the Head of Government tasked with forming the new government His best wishes for success in her mission, emphasizing that the next stage requires a comprehensive involvement and serious, responsible government action, given the scale of issues, challenges and expectations on various fronts._
_This Royal Audience falls within the framework of constitutional powers conferred upon His Majesty the King and the Sovereign’s will to ensure the proper functioning of constitutional institutions.”_
*Apresiasi dan Dukungan Persisma*
Menanggapi momen penting tersebut, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, menyampaikan pandangan menarik dan apresiasi yang penuh simpatik. Ia menilai pertemuan antara pemimpin tertinggi Kerajaan Maroko dan Kepala Pemerintahan yang terjadi di Istana Raja merupakan sebuah pemandangan yang ikonik dan mempesona, serta menjadi simbol kuat dari harmoni tata kelola negara yang menjanjikan masa depan cerah bagi bangsa Maroko maupun percaturan global.
Menurutnya, pertemuan King Mohammed VI dan Kepala Pemerintahan Maroko, yang merupakan wanita pertama sebagai kepala pemerintahan di negara Muslim itu, adalah pemandangan yang sangat menakjubkan dan ikonik. “Ini menunjukkan kematangan institusional yang luar biasa dan membawa harapan besar akan masa depan yang cerah, tidak hanya bagi rakyat Maroko tetapi juga memberikan inspirasi positif bagi dunia internasional, terutama di dunia Islam,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Kamis (15/10/2026) penuh antusias.
Lebih lanjut, tokoh pers terkemuka Indonesia dan pemerhati hubungan internasional itu juga menegaskan komitmen organisasinya. Wilson Lalengke menyatakan bahwa Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma) siap sedia untuk memberikan bantuan, kerja sama, dan dukungan penuh terhadap pemerintahan baru Maroko di bawah kepemimpinan yang visioner ini.
Dukungan moral dari Persisma tersebut mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Maroko. Dengan terbentuknya pemerintahan baru yang solid dan komprehensif, Maroko diharapkan dapat terus melangkah mantap dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan rakyat, serta stabilitas regional yang kokoh. (PERSISMA/Red)
Tags: King Mohammed VI
Baca Juga
-
08 Jul 2026
Tragedi di Intan Jaya: Penembakan Warga Sipil dan Gugatan Kemanusiaan atas Kebijakan Represif di Papua
-
21 Jul 2026
Langkah Bersejarah Energi Afrika: Negara-Negara ECOWAS Resmi Dukung Proyek Pipa Gas Atlantik Nigeria-Maroko
-
30 Jul 2026
HM the King Delivers Speech to the Nation on Throne Day (Full Text)
-
01 Jul 2026
Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara
-
09 Okt 2026
Catatan Politik Bamsoet
-
16 Jul 2026
Jangan Lewatkan! Matahari Tepat di Atas Ka’bah 15–16 Juli, Inilah Waktu Paling Akurat Menentukan Arah Kiblat
Rekomendasi lainnya
-
13 Jul 2026
Gugatan Moral Publik terhadap Agung Nugroho: Tragedi Kemanusiaan di Balik Bayang-Bayang Kekuasaan dan Pentingnya Pemimpin Berahlak
-
07 Agu 2026
BPJS Kesehatan: Peserta Membayar di Muka, Mengapa Masih Diperlakukan Berbeda?
-
25 Jun 2026
Russia to Present Alleged Crimes Against Civilians in Kherson at International Conference
-
17 Jul 2026
Komitmen Perdamaian Maroko: Tinjauan Partisipasi dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza dan Masa Depan Timur Tengah
-
17 Jul 2026
Keadilan di Maroko: Kejaksaan Agung Casablanca Lepas Terduga (A.M) demi Pemeriksaan yang Obyektif
-
02 Okt 2026
Penyederhanaan Perizinan Berusaha: Antara Regulasi dan Tantangan Implementasi di Lapangan






