Liputan08.com, BOGOR Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang menjadi korban penyanderaan perompak Somalia. Ia mengunjungi kediaman seorang Anak Buah Kapal (ABK) MT Permata 1 di Kampung Hajere, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jumat (9/10/2026) malam.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB tersebut merupakan bentuk perhatian Polres Bogor terhadap kondisi korban yang membutuhkan dukungan kesehatan dan pendampingan setelah mengalami peristiwa penyanderaan.
Dalam kunjungan itu, Kapolres Bogor didampingi Kabag Ops, Kapolsek Tenjo, Kanit Regident, Camat Tenjo, Kepala Desa Tapos, serta Kepala Puskesmas Pasar Rebo Tenjo.
Kapolres berdialog langsung dengan korban dan keluarganya untuk mengetahui kondisi kesehatan serta kebutuhan penanganan lanjutan. Selain memberikan dukungan moril, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memastikan korban memperoleh akses terhadap layanan medis yang diperlukan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan bahwa kepolisian berupaya hadir memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat, terutama warga yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan bantuan.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan, perlindungan, serta kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap korban mendapatkan penanganan medis yang optimal dan dapat menjalani proses pemulihan dengan baik,” demikian pesan kepedulian yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolres Bogor turut memberikan santunan serta bantuan berupa kursi roda dan tongkat untuk menunjang kebutuhan mobilitas korban. Polres Bogor juga memfasilitasi rujukan medis agar korban dapat menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati menggunakan ambulans Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan dan tindakan medis lanjutan terhadap luka yang dialaminya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membantu korban memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih intensif setelah mengalami peristiwa penyanderaan saat bekerja sebagai ABK MT Permata 1.
Kepedulian yang ditunjukkan Kapolres Bogor bersama jajaran dan unsur pemerintah setempat diharapkan dapat memberikan dukungan bagi korban dan keluarga dalam menghadapi masa pemulihan.
Polres Bogor juga menegaskan pentingnya kehadiran pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis, sehingga masyarakat yang mengalami musibah dapat merasakan perhatian serta mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan.
Melalui kunjungan tersebut, Kapolres Bogor berharap korban memperoleh penanganan kesehatan yang memadai, diberikan kekuatan dalam menjalani pemulihan, serta dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara bertahap sesuai kondisi kesehatannya.
Editor: Zakar
Tags: Polres Bogor
Baca Juga
-
21 Agu 2026
Wabup Jaro Ade Apresiasi Ummul Quro, Wariskan Pendidikan Agama dan Umum untuk Generasi Bogor
-
11 Mar 2026
Bupati Rudy Susmanto Sampaikan Penghormatan kepada Veteran Saat Buka Puasa Bersama LVRI
-
25 Agu 2026
Tinjau Puskesmas Gunung Sindur, Jaro Ade Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal
-
27 Mei 2025
HUT Ke-52 HNSI, Panglima Koopsud I Hadir Dukung Nelayan Sebagai Garda Terdepan Ketahanan Pangan Nasional
-
28 Feb 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Retret 2025 di Magelang Perkuat Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme
-
31 Des 2024
Kilas Balik Capaian Kinerja Kejaksaan RI Tahun 2024 Optimalisasi Penegakan Hukum dan Pemulihan Keuangan Negara
Rekomendasi lainnya
-
04 Des 2025
Bupati Bogor Bahas Penguatan Layanan Haji-Umrah Bersama Wamen dan Gubernur Jabar
-
18 Des 2024
Pj. Bupati Bogor Beri Arahan Jajarannya Perkuat Kemampuan Fiskal Kabupaten Bogor
-
15 Jan 2025
Viral Video Dugaan Percakapan Dua Tokoh Besar Bogor Netizen Geram
-
22 Jan 2025
Diskominfo Kabupaten Bogor Jadi Rujukan Pemkab Gowa untuk Transformasi Digital Pelayanan Publik
-
23 Mei 2025
Tingkatkan Sinergi Penegakan Hukum Koneksitas, JAM-Pidmil Silaturahmi ke KSAL
-
12 Feb 2025
Pangdam IM Sambut Kedatangan Mendagri dan Menekraf di Aceh, Bahas Stabilitas dan Pembangunan Daerah






