Breaking News

Bupati Rudy Susmanto Dukung Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026, Nilai Jual Ternak Berkualitas Meningkat

liputan08.com CIBINONG – Kontes Sapi Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia (APPSI) Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi ajang kompetisi sapi unggulan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan nilai ekonomi ternak sekaligus memberikan apresiasi kepada para peternak.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam mendorong pengembangan sektor peternakan dan peningkatan kualitas hasil ternak di Kabupaten Bogor.

Ketua APPSI, H. Dadang, mengatakan kontes sapi yang digelar secara konsisten menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai jual sapi berkualitas. Menurutnya, sapi yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi umumnya memiliki nilai jual yang lebih tinggi setelah mengikuti kontes.

“Tujuan APPSI semata-mata untuk mengangkat nilai sapi yang kualitasnya lebih bagus. Nilai jualnya bisa lebih tinggi dengan mengikuti kompetisi di APPSI. Kita sering mengadakan event-event seperti ini, dan para pemenang harganya langsung melonjak naik,” ujar H. Dadang.

Ia mengatakan, Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan dengan jumlah kategori terbanyak sejak ajang tersebut digelar. Tahun ini terdapat 14 kategori yang mempertemukan sapi-sapi berkualitas dari berbagai daerah dan jenis.

Sapi yang mengikuti kontes antara lain berasal dari jenis Peranakan Ongole (PO), Madura, Bali, hingga sapi yang didatangkan dari luar Pulau Jawa.

“Kalau sekarang ada 14 kategori. Ini yang paling banyak selama kontes APPSI diadakan,” jelasnya.

Menurut H. Dadang, kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan semakin tingginya antusiasme masyarakat terhadap pengembangan sapi berkualitas. Kontes juga menjadi wadah bagi peternak untuk membangun kebanggaan sekaligus meningkatkan daya saing hasil ternaknya.

Hal senada disampaikan penggiat peternakan, Irfan Hakim, yang turut membawa sejumlah sapi dalam Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026. Salah satu sapi yang dibawanya adalah Jainab, sapi berusia sekitar empat tahun yang didatangkan dari Aceh.

“Jainab ini usianya empat tahun. Saya mendapatkannya dari Aceh. Ini pertama kali saya mengikuti kontes APPSI dan pertama kali juga datang ke ajang seperti ini,” kata Irfan.

Menurut Irfan, kontes sapi memiliki arti penting bagi peternak karena tidak hanya memberikan penghargaan terhadap kualitas ternak, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sapi secara berkelanjutan.

“Yang jelas, ini mendukung peternak. Peternak diberikan apresiasi, ada penghargaan dan kebanggaan. Yang paling penting, semangat peternak tetap terjaga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, menghasilkan sapi berkualitas membutuhkan proses panjang, ketekunan dan kecintaan terhadap dunia peternakan. Karena itu, pembinaan terhadap peternak tidak cukup hanya dilakukan ketika kontes berlangsung.

“Proses untuk mengembangkan sapi itu tidak singkat. Harus ada kecintaan di dalamnya. Jadi, bukan hanya saat ada kontes, tetapi sepanjang tahun peternak terus merawat dan mengembangkan ternaknya,” tuturnya.

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem peternakan nasional. Selain menjadi ajang kompetisi sapi berkualitas, kegiatan tersebut juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi ternak serta menumbuhkan motivasi dan kebanggaan peternak.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak, pengembangan peternakan diharapkan terus berjalan sehingga mampu menghasilkan sapi berkualitas, meningkatkan nilai jual ternak, dan memperkuat daya saing peternak Indonesia.Kata kunci SEO yang cocok: Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor, sapi berkualitas, nilai jual sapi, peternak sapi, APPSI, peternakan Kabupaten Bogor.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya