JAKARTA — Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI menggagas Adhyaksa Smart Cognitive Command Center (ASCCC), sebuah sistem berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk memperkuat pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pengembangan kompetensi, serta pengambilan keputusan berbasis data di lingkungan Kejaksaan.
Gagasan tersebut diinisiasi Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan (Kapusdiklat Mapim) Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Teuku Rachman, S.H., M.H., melalui proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Tahun 2026.
“Sebagai institusi yang memegang peran penting dalam penegakan hukum, Kejaksaan membutuhkan aparatur yang tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga mampu memahami perkembangan lingkungan secara strategis, mengoptimalkan teknologi, serta mengambil keputusan berdasarkan data dan informasi valid,” ujar Teuku Rachman.
ASCCC akan mengintegrasikan data pembelajaran, human capital value chain, One Data Human Capital, dan intelligence layer. Sistem ini ditargetkan mampu menghasilkan analisis, insight, simulasi kebijakan, serta rekomendasi strategis bagi pimpinan.
Dengan sistem tersebut, Badiklat berharap proses pengambilan kebijakan di lingkungan Kejaksaan semakin menerapkan prinsip evidence-based policy, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem pembelajaran hukum yang terintegrasi.
Pengembangan ASCCC dilakukan secara bertahap melalui empat fase, yakni foundation, intelligence, predictive, dan cognitive. Tahapan awal meliputi penyusunan kajian, blueprint dan road map, kemudian dilanjutkan pengembangan prototipe serta penguatan regulasi dan tata kelola.
Pelaksanaannya juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, organisasi profesi serta unsur internal Kejaksaan.
Gagasan ASCCC tersebut mendapat dukungan sejumlah tokoh, di antaranya Jaksa Agung ST Burhanuddin, Jambin Hendro Dewanto, Kepala Badiklat Kejaksaan RI Harli Siregar, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Kepala LAN Muhammad Taufiq, serta sejumlah akademisi dan pemangku kepentingan lainnya.
Ke depan, ASCCC diharapkan menjadi salah satu fondasi transformasi Badiklat Kejaksaan RI menuju organisasi pembelajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu mengembangkan kompetensi aparatur secara berkelanjutan, serta mendukung penegakan hukum melalui pengambilan keputusan yang lebih terukur dan berbasis data.
Tags: Kejagung
Baca Juga
-
25 Nov 2025
HGN 2025: Bupati Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Kesejahteraan Guru
-
05 Des 2024
Polsek Palmerah Tangkap Polisi Gadungan Pemeras Warga di Jakarta Barat
-
15 Sep 2025
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Keerom Pererat Persatuan Masyarakat dan TNI di Perbatasan Papua
-
10 Apr 2025
Usai Idul Fitri, Pemkab Bogor Gelar Apel dan Halal Bihalal: Wabup Jaro Ade Tekankan Semangat Kebersamaan dan Digitalisasi Layanan Publik
-
13 Feb 2026
Perkuat Ukhuwah Jelang Ramadhan, BSMN Gelar Cucurak dan Diskusi Strategis di Cibinong
-
19 Jul 2026
Sinergi Antarwilayah, Ketua AMPETRA Jateng Hadiri Pelantikan Pengurus Jawa Barat
Rekomendasi lainnya
-
09 Sep 2026
Operasional TPA Galuga Kembali Normal, Arus Armada Tetap Diatur
-
16 Apr 2025
Kejati Sumsel Gerebek Kantor PT MB, Temukan Sudah Tidak Beroperasi
-
14 Sep 2026
Bupati Rudy Susmanto Targetkan Api TPA Galuga Padam Sebelum 17 September, Siapkan Era Sampah Jadi Energi
-
30 Apr 2025
Geger! Rutan Rengat Geledah Blok Hunian, Sikat Barang Terlarang Bareng TNI
-
14 Sep 2026
Bupati Rudy Susmanto Kejar Tuntas Api TPA Galuga, Embung Jadi Andalan Suplai Air
-
05 Jun 2026
Sekda Ajat Tegaskan Kolaborasi Masyarakat Kunci Kelestarian Lingkungan Bogor






