Liputan08.com, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) mulai dilaksanakan pada 2027. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menghubungkan jalur Bomang dengan Jalan Tegar Beriman sekaligus memperkuat konektivitas menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan flyover menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mengatasi keterputusan akses akibat lintasan rel kereta api Bogor-Jakarta.
“Tahun 2027, Flyover Bomang akan mulai dibangun sehingga terhubung sampai simpang empat Bomang,” kata Rudy.
Berdasarkan dokumen detail engineering design (DED), kebutuhan anggaran pembangunan Flyover Bomang diperkirakan mencapai hampir Rp150 miliar. Sebelum pembangunan fisik dimulai, Pemkab Bogor akan menyelesaikan sejumlah tahapan, antara lain penetapan lokasi, appraisal, serta pembebasan lahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Untuk mempercepat pelaksanaan proyek, pembangunan Flyover Bomang juga masuk dalam sekitar 10 proyek strategis yang direncanakan mengikuti tender dini pada akhir 2026 untuk pelaksanaan tahun anggaran 2027.
“Ada sekitar 10 pekerjaan yang akan kita lakukan tender dini pada tahun ini untuk pelaksanaan tahun anggaran 2027,” ujar Rudy.
Rudy menjelaskan, sebelum pembangunan flyover, Pemkab Bogor menargetkan dua jembatan strategis di ruas Bomang, yakni Jembatan Sitanggerang dan Jembatan Pesanggrahan, dapat diselesaikan terlebih dahulu.
Jembatan Sitanggerang dirancang menjadi salah satu jembatan terpanjang di jalur Bomang. Sementara itu, Jembatan Pesanggrahan diproyeksikan memperkuat jaringan konektivitas menuju kawasan yang nantinya terhubung dengan Flyover Bomang.
Jika seluruh jaringan infrastruktur tersebut tersambung, masyarakat dari Bojonggede, Kemang hingga Parung diharapkan memiliki akses yang lebih langsung menuju Cibinong tanpa harus memutar melalui Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) maupun kawasan Sentul.
Pemkab Bogor juga menyiapkan penataan kawasan Parung setelah konektivitas tersebut terbuka. Penataan tersebut mencakup keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dengan menyediakan lokasi relokasi yang layak agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan tanpa mengabaikan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar dua hektare di sekitar pasar yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penataan sekaligus mendukung rencana pembangunan pasar ikan yang terintegrasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami tidak ingin niat baik pemerintah membangun justru mematikan usaha yang sudah ada. Semua harus ditata bersama agar berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” kata Rudy.
Dengan pembangunan Flyover Bomang dan penyelesaian sejumlah infrastruktur pendukung, Pemkab Bogor berharap konektivitas antarkawasan semakin efisien serta memberikan dampak terhadap mobilitas, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Tags: Bupati Bogor Rudy Susmanto, Flyover Bomang, Pemkab Bogor
Baca Juga
-
19 Feb 2025
Pengajian Rutin Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Kembali Digelar, KH Achmad Yaudin Sogir Sampaikan Tausiah Menjelang Ramadan
-
03 Jun 2025
Kinerja 100 Hari Rudy Jaro Dapat Apresiasi, Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Publik Capai 82,54 Persen
-
07 Jul 2026
Sekda Ajat Rochmat Jatnika Minta Seluruh Perangkat Daerah Adaptif Hadapi Tantangan Fiskal Tahun 2026
-
28 Agu 2026
Rudy Susmanto Pastikan Warga Balai Kesejahteraan Sosial Citeureup Tak Terabaikan
-
20 Des 2024
Kejaksaan Agung: Permohonan Praperadilan Heru Hanindyo Dinyatakan Gugur
-
30 Nov 2024
Bazar Milenial Dorong UMKM Kabupaten Bogor Naik Kelas dan Majukan Ekonomi Kreatif
Rekomendasi lainnya
-
01 Okt 2026
Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan
-
23 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak
-
14 Feb 2025
Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Nanggewer Mekar Diserbu Warga, Lurah Hanny Septeani: Semoga Terus Berlanjut
-
20 Agu 2025
Kisruh Jelang Musda Golkar Lampung: Legalitas 7 Ketua DPD II Dipertanyakan, DPP Dituding Intervensi
-
25 Apr 2025
Peringati Hari OTDA ke-29, Jaro Ade Ajak Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
-
03 Agu 2026
Kualitas Belajar Bukan Ditentukan Banyaknya Pekerjaan Rumah






