Breaking News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmikan Pameran 75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW di Pakansari

liputan08.com BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi membuka pameran 75 artefak peninggalan Nabi Besar Muhammad SAW beserta para kerabatnya di kawasan Laga Tangkas, Kompleks Stadion Pakansari, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini menjadi yang pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Bogor dan terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya.

Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa penyelenggaraan pameran tersebut merupakan momentum spiritual sekaligus kultural bagi Kabupaten Bogor. Ia menyebut kehadiran artefak-artefak tersebut sebagai bentuk keberkahan yang patut disyukuri, serta memperkuat identitas Bogor sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religiusitas dan kebudayaan di Jawa Barat.

Menurutnya, dalam dua tahun terakhir Kabupaten Bogor mengalami berbagai peristiwa penting bernuansa sejarah dan spiritual. Pada 2025, masyarakat Bogor menerima kehadiran Mahkota Binokasih yang sarat nilai historis. Sementara pada 2026, momentum religius ditandai dengan rampungnya pembangunan Masjid Raya Nurul Waton serta terselenggaranya pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW.

“Momentum ini harus dimaknai sebagai penguatan nilai persatuan dan spiritualitas. Kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fondasi batin dan moral masyarakat,” ujar Rudy.

Sebanyak 75 artefak yang dipamerkan mencakup berbagai benda yang diyakini memiliki keterkaitan historis dengan Rasulullah SAW dan keluarganya, di antaranya penutup kepala, helai rambut, hingga ekstrak keringat Rasulullah SAW. Bupati mengakui sejumlah artefak tersebut merupakan benda yang belum pernah ia lihat secara langsung sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor mempersiapkan kegiatan ini secara terkoordinasi bersama para ulama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Aspek pengamanan melibatkan Polres Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, hingga BNN Kabupaten Bogor guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

Selain dimensi spiritual, pameran ini juga diproyeksikan sebagai penggerak ekonomi lokal. Kehadiran ribuan pengunjung diharapkan memberikan dampak positif terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.

Area khusus untuk doa dan munajat turut disediakan bagi masyarakat yang ingin memperdalam refleksi spiritualnya, termasuk fasilitas pendukung di kawasan Laga Satria untuk menunjang kenyamanan jamaah.

Pameran ini dibuka setiap hari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB selama bulan Ramadan dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sejarah Islam sekaligus wahana penguatan karakter religius masyarakat.

Melalui penyelenggaraan pameran ini, Kabupaten Bogor tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam memadukan pembangunan fisik dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan historis sebagai bagian dari arah pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya